Namun sebagian orang ada yang merasa kecewa dan bersedih, karena tidak terpilih untuk melaksanakan haji di 2020 ini.
Kementerian setempat pun mengatakan, para calon jamaah dipilih dari praktisi kesehatan dan personel militer yang telah pulih dari Covid-19. Selain itu, Kementerian Haji telah dibombardir pertanyaan yang di Twitter.
"Kenapa menolakku tanpa memberikan alasan?" kata seorang wanita bertanya kepada kementerian, memposting tangkapan layar aplikasi online yang ditolaknya.
"Semua orang di sekitarku telah ditolak."