Idul Adha Momentum Mendekatkan Diri ke Allah, Mari Berdoa agar Covid-19 Berakhir

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 330 2253258 idul-adha-momentum-mendekatkan-diri-ke-allah-mari-berdoa-agar-covid-19-berakhir-EYiW7lg5Ko.jpg KH Asrorun Ni'am Sholeh (iNews)

JAKARTA - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan, Hari Raya Idul Adha merupakan momentum untuk menunjukan ketaatan seorang muslim kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Dengan rangkaian ibadah, menjalankan dogma keagamaan sebagai wujud alkhudu wal inkiar, komitmen ketertundukan dan kepatuhan, serta ketaatan. Tetapi juga yang lain sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan dan solidaritas antara sesama dengan peneyembelihan hewan kurban," ujarnya dalam konferensi pers daring disiarkan langsung dari channel Youtube BNPNB Indonesia, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Masjid Istiqlal, Simbol Toleransi dan Keberagaman Indonesia 

Ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala adalah modal utama untuk ikhtiar menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di masyarakat. Khususnya terkait dengan wabah Covid-19.

"Karena itu kita sebagai umat beragama wajib untuk berikhtiar, mengusahakan, baik ikhtiar yang bersifat lahiriyah maupun ikhtiar yang bersifat batiniyah," ujar Asorun.

Kemudian dengan menghidupkan malam Idul Adha, juga sebagai salah satu bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala yakni dengan cara bertakbir, bertahmid dan bertahlil pada waktu tersebut.

 

Namun demikian di tengah Covid-19 yang masih mewabah masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, khususnya bagi yang melangsungkan takbiran pada malam Idul Adha. Terlebih ibadah kurban.

"Ini menjadi sarana serta wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Dan dengan kedekatan kita kepada Allah tentu kita berdoa, bermunajat, memohon, serta mengharap agar musibah ini segera diakhiri," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini