Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Idul Adha Bukan Sekadar Hari Raya Lho, Begini Sejarah dan Maknanya

Alya Amellia Amini , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2020 |08:34 WIB
Idul Adha Bukan Sekadar Hari Raya <i>Lho</i>, Begini Sejarah dan Maknanya
ilustrasi (stutterstock)
A
A
A

Setelah mendapatkan kesepakatan, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kemudian mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan selama proses penyembelihan. Setelah semuanya tersedia, Nabi Ibrahim berdoa dengan khusyuk meminta kekuatan kepada Allah SWT.

Dengan berlinang air mata, Nabi Ibrahim mencoba menyembelih Nabi Ismail dengan menggunakan sebilah pedang yang telah diasah. Pedang yang mengenai Nabi Ismail terus terpental dan sama sekali tidak melukainya.

Kemudian Nabi Ismail meminta sang ayah untuk melepas ikatan untuk mempermudah proses penyembelihan. Tetapi tetap saja pedang tersebut tidak mampu untuk menyembelih Nabi Ismail.

Allah SWT kemudian memberikan perintah baru kepada Nabi Ibrahim. Perintah tersebut menyuruh Nabi Ibrahim untuk mengganti Nabi Ismail dengan seekor hewan yang besar untuk disembelih.

Momen ini berlangsung tepat pada 10 Dzulhijjah yang hingga kini diperingati sebagai hari raya kurban. Sehingga hari raya kurban untuk mengenang pengorbanan dan ketabahan yang telah dilalui oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

“Hikmah utama dari kisah ini adalah Idul Adha harus mampu mengembalikan kehidupan keluarga kita menjadi lebih baik, bukan kehidupan personal saja. Mudah-mudahan dengan itu anugrah Allah akan diberikan kepada kehidupan keluarga kita, maka Allah menyediakan satu rumah di surga untuk seluruh keluarga besar,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

(Salman Mardira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement