Kenapa Disunahkan Baca Takbir saat Menyembelih Hewan Kurban?

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 21:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 330 2254787 kenapa-disunahkan-baca-takbir-saat-menyembelih-hewan-kurban-WNflQfMHli.jpg Hewan kurban jelang disembelih (Okezone.com/Rus Akbar)

DALAM Islam, mengerjakan sesuatu untuk kebaikan disunahkan membaca basmallah atau bismillah yang artinya dengan nama Allah, termasuk ketika menyembelih hewan. Ini sebagai salah satu syarat agar hewan yang disembelih lebih berkah.

Namun, dalam perkara menyembelih hewan kurban disunahkan lagi menambah kalimat takbir Allahuakbar. Misalnya dengan membaca “bismilahi, Allahuakbar” saat alat pemotong mulai memutuskan urat leher hewan sembelihan.

Baca juga: Yuk Takbir Idul Adha, Begini Lafadz dan Artinya

Sekretaris Dewan Keluarga Masjid (DKM) Masjid El Syifa Ciganjur, Ustadz Hadi Saifullah mengatakan, sebenarnya kata basmallah dan bismillah sama saja, dan tidak ad pelarangan. Makna keduanya pun sama.

“Basmallah itu ibarat kata singkatnya seperti RI, yiatu Republik Indonesia. Bukan dilarang tapi afdhalnya ditambahkan Allahu Akbar karena begitulah yang dicontohkan Rasulullah SAW,” katanya saat dihubungi Okezone, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu menurut pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yayhya dikutip dari channel YouTube resminya Al-Bahjah TV, Imam Syafei menyebutkan, seorang muslim yang menyembelih hewan tanpa membaca bismillah, maka semebelihannya tetap halal.

“Adapun membaca bismillah, menurut madzhab Amam Syafei ra, membaca bismillah tidak menjadi syarat. Artinya kalau ada orang muslim menyembelih tidak membaca bismillahirrahmanirrahim, maka sembelihannya tetap halal dimakan, Cuma sunnah saja membaca bismillah,” ujarnya.

Tetapi menurut madzhab yang lain seperti Imam Ibnu Hanifah, Imam Malik, Imam Hambali kalau ada orang yang menyembelih tanpa membaca bismillah, maka tidak halal disembelih, jika dia ingat lalu meningglkan bacaannya.

“Akan tetapi keluar dari khilaf para ulama, tolong siapapu yang menyembelih semebelihan dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. Kalau nanti ternyata lupa, jangan khawatir, madzhab kita (Syafei) mengatakan itu halal,” terangnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini