Tausiyah Pagi: Selesaikan Masalah Sebelum Wafat agar Selamat Dunia-Akhirat

Riyadi Akmal, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 330 2257096 tausiyah-pagi-selesaikan-masalah-sebelum-wafat-agar-selamat-dunia-akhirat-D67TyMX8jj.jpg Ilustrasi doa memohon ampunan Allah Subhanahu wa ta'ala. (Foto: Shutterstock)

DALAM kehidupan ini tidak terlepas dari masalah dan ujian. Sebab, Allah Subhanahu wa ta'ala akan selalu menguji setiap hamba-Nya demi meneguhkan keimanan.

Setiap Muslimin pun harus senantiasa berdoa dan berusaha dalam menyelesaikan permasalahan hidup. Kemudian wajib meyakini bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala tidak akan memberikan masalah atau ujian di luar batas kemampuan setiap hamba-Nya.

Baca juga: Istiqamah Berkesinambungan Bukti Hidayah dari Allah Ta'ala 

"Ingatlah bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan bersifat semu. Segala sesuatu yang kita lakukan akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," ungkap Ustadz Dr Khalid Basalamah, dikutip dari akun Youtube Khalid Basalamah Official, Selasa (4/7/2020).

Ia melanjutkan, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam mengatakan bahwa melalui dunia ini silakan kejar prestasi terbaik, carilah pasangan yang baik, perbanyak keturunan, tapi harus senantiasa berada di jalan yang halal dan diridhoi Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ustadz Khalid menambahkan, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam juga mengingatkan jika punya masalah maka selesaikan semuanya sebelum meninggal dunia.

Ia menceritakan, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam suatu waktu turun dari mimbar. Beliau memegang tongkatnya sambil berkata kepada para sahabat, "Siapa yang pernah aku sakiti, maka ini tongkatku silakan pukulkan kepadaku, dan siapa yang hartanya pernah aku ambil maka ini hartaku silakan ambil sesuka kalian."

Baca juga: Telanjur Dapat Uang Riba, Bagaimana Menyalurkan yang Tepat? 

Ustadz Khalid menjelaskan, maksud perkataan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam tersebut mengajarkan umatnya janganlah meninggalkan dunia ini, sementara masih punya masalah, karena akan ada hisab di hari kiamat nanti.

"Segala sesuatu selalu berhubungan dengan akhirat, karena hari-hari yang kita jalani ini akan dihisab kelak," papar Ustadz Khalid Basalamah.

Sementara Ali bin Abi Thalib berkata, "Dunia telah pergi setiap hari, kita berjalan ini, hidup lagi keesokan harinya itu menandakan berkurangnya umur kita di dunia, dan akhirat sedang datang kepada kita, dan dua-duanya punya amal-amal jadilah diri kalian amal-amal akhirat."

Baca juga: Tidur Siang Dianjurkan Rasulullah, Banyak Keutamaan di Baliknya 

Ingatlah di dunia amal tanpa hisab, tapi di akhirat hisab tanpa amal. Jadi segala sesuatu selalu dihubungkan dengan akhirat. Apa yang dikerjakan di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat.

"Maka perbanyaklah berbuat amal salih, kerjakan segala sesuatu yang Allah ridhoi, dan selalu ingat bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, serta apa yang kita kerjakan, apa yang kita lakukan, akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," jelasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Nasihat Nabi untuk Suami-Istri 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini