Bahaya Mengintai, Mohon Perlindungan Allah lewat Doa Ini

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 618 2257517 bahaya-mengintai-mohon-perlindungan-allah-lewat-doa-ini-jny10A40fY.jpg ilustrasi (stutterstock)

BAHAYA bisa mengancam kita di mana saja dan kapan saja. Apalagi jika tengah berada di tempat baru dan asing, tentu saja ada rasa khawatir, mawas diri supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur, Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan, terdapat beberapa bacaan zikir atau doa yang dijadikan wasilah bagi seorang hamba agar terhindari dari mara bahaya.

 Baca juga: 6 Keutamaan Sedekah Diam-Diam, Salah Satunya Menyelamatkan dari Neraka

"Dari sekian banyak zikir yang Rasulullah SAW ajarkan kepada umatnya, ada beberapa zikir yang Allah jadikan wasilah bagi hambanya," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

اإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumit,

huwa ‘ala syai’in qadir

 

Artinya: "Tidak ada Tuhan Selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Ia melanjutkan, bacaan tersebut yaitu untuk melindungi kita dari segala macam bahaya yang mengintai setiap saat.

"Bacaan doa ini untuk berlindung dari berbagai bahaya dan musibah," tambah pria sekaligus menjabat sebagai CEO Founder Santri Motivator School (SMS) itu.

 

Sebagaimana disebutkan, dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda, "Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan;

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Artinya: "(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya) niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya" (HR. Tirmidzi: 3437, dan An Nasai: 5433)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini