Kisah Unik di Balik Surah Al Kahfi

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 20:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 330 2258772 kisah-unik-di-balik-surah-al-kahfi-5SsDdlM5ky.jpg ilustrasi (stutterstock)

ISLAM dibangun di atas pondasi keyakinan tentang adanya Sang Pencipta Tunggal yakni Allah SWT, serta mempercayai adalah kehidupan akhirat setelah di dunia.

Di zaman Nabi Muhammad SAW, di mana beliau pernah berada di Makkah selama 13 tahun, dalam kurun waktu 10 tahun awal belum ada perintah untuk melaksanakan ibadah sebagaimana yang Muslim lakukan sekarang. Yang ada hanya penanaman akidah dan pondasi keyakinan yang selalu ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW. Setelah keyakinan mulai kokoh pada umatnya saat itu, baru mulai turun perintah ibadah.

Baca juga: Alquran Menyebut Kata 'Biji-bijian' 12 Kali, Sains pun Membuktikannya

Terkait dengan bahasan pondasi keyakinan ternyata juga tertuang dalam Alquran Surat Al Kahfi, surat yang dianjurkan bagi seluruh Muslim untuk dibaca di setiap Jumat. Keberkahan Surat Al Kahfi sebagai asas keyakinan dari seorang Muslim disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya.

“Tiap Jumat kita disuruh baca, bahkan kata Nabi Muhammad SAW, ‘siapapun yang membaca surat Al Kahfi di hari Jumat, maka Allah akan berikan cahaya antara dia dengan Kakbah.’ Kemudian ada riwayat lain, yang mengatakan, ‘siapa yang membaca surat Al Kahfi di hari Jumat maka dia akan selamat dari fitnah dajjal’,” kata pendakwah kondang Ustadz Khalid Basalamah seperti dikutip dari sebuah video ceramahnya, Jumat (7/8/2020).

Lalu, apa yang sebenarnya diceritakan dalam Surah Al Kahfi?

Ternyata, di beberapa ayat pertama, Surat Al Kahfi dengan jelas menggambarkan keyakinan yang dibangun oleh Allah SWT kepada hamba-Nya.

“Bagaimana seorang Muslim ini yakin Alquran adalah benar, lalu berpegang teguh pada apa yang ada di dalamnya, baik informasi maupun hukum-hukum yang sudah terjadi sebelumnya, yang sedang terjadi di zaman sekarang, atau yang akan terjadi di masa yang akan datang.”

Di dalam Alquran, begitu rinci dijelaskan tentang semua yang dibutuhkan dalam roda kehidupan kita ini dari segala aspek dunia. Tak hanya itu, dalam Surat Al Kahfi juga turut digambarkan sebuah kisah yang unik yakni tentang Ashabul Kahfi, yakni kisah 7 pemuda beriman kepada Allah SWT yang tertidur ratusan tahun di gua wilayah Yordania.

Mereka menyelamatkan diri dari pemimpin negeri zalim saat itu yang akan menghabisi orang-orang beriman. Ketujuh pemuda yang tidak mau mengubah imannya, akhirnya bersembunyi ke sebuah gua.

Sebuah keajaiban diberikan Allah SWT kepada mereka. Ketujuh pemuda tertidur selama 309 tahun di dalam gua dalam keadaan tubuh masih utuh. Setelah bangun dari tidurnya, mereka keluar dari gua dan melihat semuanya sudah berubah, tapi mereka tetap seperti sebelumnya.

Menurut Khalid Basalamah, hal yang dapat diambil dari kisah Ashabul Kahfi adalah keyakinan mereka akan Allah yang berhasil membawa mereka pada keselamatan dari ancaman saat itu.

“Allah minta kita ulangi kisah itu terus-menerus tiap Jumat, bahwasanya keyakinan akan membawa keselamatan, terutama kepada Allah SWT.” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini