Banyak Orang Salah Mengartikan Kemunafikan, Ini yang Sebenarnya

Alya Amellia Amini, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2020 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 330 2261761 banyak-orang-salah-mengartikan-kemunafikan-ini-yang-sebenarnya-wpNAYNX0me.jpg Ilustrasi munafik. (Foto: Shutterstock)

NIFAK berasal dari kata النَّفَقُ (nafaq) yaitu lubang tempat bersembunyi. Secara bahasa berarti terowongan atau lubang tempat keluarnya hewan sejenis tikus dari sarangnya, di mana jika dicari dari lubang yang satu maka akan keluar dari lubang yang lain untuk mengelabui.

Banyak orang yang salah mengartikan apa itu kemunafikan. Mereka mengartikan bahwa kemunafikan itu 'lisan berkata tidak mau' padahal 'hatinya berkata mau'. Sebenarnya arti nifak secara syari adalah orang yang menyembunyikan kekufuran namun menampakkan keislaman dan kebaikannya di hadapan orang lain.

Baca juga: Tiga Cara Rasulullah Mengatasi Orang Munafik 

Pelakunya disebut sebagai munafik, dan perbuatannya itu dinamakan nifak. Orang munafik adalah orang yang menampakkan Islam secara lahiriyah di hadapan kaum muslimin.

Ia menampakkan bahwa dirinya adalah seorang Muslim, seperti melakukan amal ibadah sholat, puasa, dan zakat, akan tetapi pada hakikatnya hatinya tidak beriman dan batinnya bertentangan dengan hal tersebut. Sehingga, istilah lubang itu seolah ia masuk pada syariat dari satu pintu dan kemudian ia keluar dari pintu yang lain.

"Perbuatan nifak ketika dia menyembunyikan kekufuran, kekafiran, kebencian kepada Allah dan Rasul-Nya. Benci dengan syariat Islam. Bencinya bukan setengah mati lagi, namun lebih," ujar Ustadz Oemar Mita dalam tausiahnya, dikutip dari akun Youtube Fityan, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Dua Cara Allah Mengatasi Orang Munafik 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Alquran Surah An-Nisa Ayat 145:

إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ فِي ٱلدَّرۡكِ ٱلۡأَسۡفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمۡ نَصِيرًا

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari an-naar (neraka). Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan seorang penolong pun bagi mereka."

Bahaya serta kerusakan yang ditimbulkan oleh orang-orang munafik kepada kaum Muslimin sangatlah besar. Mereka menipu setiap Muslim seolah-olah bagian dari kaumnya, padahal tidak.

Mereka memerangi agama Islam dengan kata-kata yang dipoles indah untuk menutupi kedok kemunafikannya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Suka Berjanji? Awas, Jangan Sampai Masuk Golongan Orang Munafik 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini