Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Ciri-Ciri Orang Munafik, Apakah Kita Termasuk?

Alya Amellia Amini , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2020 |20:31 WIB
Ini Ciri-Ciri Orang Munafik, Apakah Kita Termasuk?
Ilustrasi munafik. (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Jika diberi amanah dia mengkhianati

Jika seseorang dipercaya untuk memegang suatu amanah, maka dia wajib untuk menjaga amanah tersebut. Sebagaimana yang telah diriwayatkan dalam hadis riwayat Ashabu As-Sunan, "Tunaikanlah amanat itu kepada orang yang telah memercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu."

Pengkhianatan atas amanah yang diberikan kepada seseorang akan berdampak pada rusaknya pola hubungan dan komunikasi antarmanusia. Maka itu, Allah Subhanahu wa ta'ala sangat melarang perbuatan khianat atas amanah karena akan menghilangkan kepercayaan pada diri seseorang.

Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Alquran Surah Al Anfal Ayat 27:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَخُونُواْ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ وَتَخُونُوٓاْ أَمَٰنَٰتِكُمۡ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman. Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui."

Orang yang khianat adalah calon penduduk neraka. Ketika menjelaskan calon-calon penghuni neraka, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَالْخَائِنُ الَّذِي لَا يَخْفَى لَهُ طَمَعٌ، وَإِنْ دَقَّ إِلَّا خَانَهُ

"Pengkhianat, orang yang tidak samar sifat tamaknya, walaupun sesuatu yang kecil dia selalu berbuat khianat." (HR Muslim nomor 2865, dari Iyadh bin Himar al Mujaasi’iy)

Baca juga: Bagaimana Ciri-Ciri Orang Munafik? 

4. Jika berdebat dia melampaui batas

Hal yang dimaksud dengan al-fujuur di sini adalah keluar dari kebenaran secara sengaja, sehingga dia menjadikan yang benar menjadi keliru dan yang keliru menjadi benar. Ini yang membawanya kepada dusta.

Dalam hadis disebutkan:

إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ

"Sesungguhnya orang yang paling dibenci oleh Allah adalah penantang yang paling keras." (HR Bukhari nomor 2457 dan Muslim nomor 2668)

Jika seseorang mempunyai kemampuan bersilat lidah pada saat berdebat –baik perselisihan itu berkenaan dengan masalah agama atau masalah dunia– untuk mempertahankan kebatilan, dia menyuarakan kepada orang-orang bahwa kebatilan itu sebagai suatu yang benar, serta menyamarkan yang benar dan menampilkannya sebagai suatu kebathilan, seperti itu merupakan keharaman yang paling buruk serta kemunafikan yang paling busuk.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ مِنَ الْبَيَانِ لَسِحْرًا

"Sesungguhnya di antara penjelasan (al-bayan) itu adalah sihir (yang membawa daya tarik)." (HR Bukhari nomor 5767)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Suka Berjanji? Awas, Jangan Sampai Masuk Golongan Orang Munafik 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement