Share

Bagaimana Ciri-Ciri Orang Munafik?

Jum'at 16 Agustus 2019 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 16 614 2092685 bagaimana-ciri-ciri-orang-munafik-trKvyBxASW.jpg Manusia munafik mempunyai banyak topeng untuk menipu (Foto: Muslim Howto)

Dalam kehidupan terkadang kita menemui orang-orang munafik. Sebagai umat Muslim sudah seharusnya kita mengetahui ciri-ciri orang munafik.

ย Berdoa agar dihindarkan gangguan orang munafik

Saat menghadapi orang munafik hendaknya kita juga bersikap sabar. Munafik sendiri berasal dari kata ู†ูŽุงููŽู‚ูŽ - ูŠูู†ูŽุงููู‚ู , artinya secara etimologis adalah:

ุฃูŽุธู’ู‡ูŽุฑูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุจูŽุงุทูู†ู

(menampakkan sesuatu yang berbeda dengan bathinnya). Misalnya seseorang menampakkan persetujuannya pada sesuatu, tetapi dalam bathinnya ia tidak setuju. Munafik secara terminologi adalah:

ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุธู’ู‡ูŽุฑูŽ ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ูŽู‡ู ูˆูŽุณูŽุชูŽุฑูŽ ูƒููู’ุฑูŽู‡ู ูููŠ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู

(orang yang menampakkan keislamannya dan menyembunyikan kekafiran di dalam hati).

Kiai Haji Zakky Mubarak menjelaskan, orang munafik ciri-cirinya dijelaskan Allah SWT dalam Alquran sebagai berikut.

โ€œDan sebagian dari manusia, ada yang mengakui:โ€ Kami beriman kepada Allah dan Hari Kemudianโ€, pada hal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang berimanโ€ (Q.S al-Baqarah, 2:8)

Ayat ini menjelaskan, selain ada manusia takwa, manusia kafir, ada juga golongan yang ketiga yaitu manusia munafik. Berikut ciri-ciri orang munafik, antara lain:

ย 

1. Suka berpura-pura

Golongan ini selalu menampakkan dirinya sebagai orang-orang mukmin yang beriman kepada Allah SWT tetapi sebenarnya mereka adalah orang-orang kafir.

Mereka melakukan hal ini, orang munafik suka berpura-pura menjadi kaum Muslim yang taat karena mereka menyadari, tidak mungkin memusuhi kaum muslimin secara terang-terangan. Maka mereka melakukan penipuan, untuk merusak kekuatan kaum muslim dari dalam, dijelaskan ayat berikutnya.

โ€œMereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka menipu diri mereka sendiri sedangkan mereka tidak menyadarinyaโ€ (Q.S al-Baqarah, 2:9)

Dengan sikap munafik itu, mereka hendak menipu Allah SWT, Nabi dan orang-orang yang beriman, agar mereka dapat mencerai beraikan kekuatan umat Islam. Mereka berpura-pura sebagai muslim yang taat, amanah dan berjuang untuk Islam, sebenarnya mereka melakukan penyelidikan untuk meneliti kelemahan umat Islam, kemudian dijadikan sarana untuk menghancurkan orang-orang yang beriman. Usaha mereka akan sia-sia, karena segala tipu daya mereka diketehui oleh orang-orang muslim. Mereka akan terombang-ambing dalam kesalahan dan kebingungan. Nabi menggambarkan sikap orang munafik dalam salah satu hadisnya.

ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ู…ูู†ูŽุงููู‚ู ูƒูŽู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ุดู‘ูŽุงุฉู ุงู„ู’ุนูŽุงุฆูุฑูŽุฉู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุบูŽู†ูŽู…ูŽูŠู’ู†ู ุชูŽุนููŠุฑู ุฅูู„ูŽู‰ ู‡ูŽุฐูู‡ู ู…ูŽุฑู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู‡ูŽุฐูู‡ู ู…ูŽุฑู‘ูŽุฉู‹

โ€œPerumpamaan seorang munafik, seperti seekor anak kambing yang kebingungan di antara dua kambing dewasa, kadang-kadang mengikuti yang satu ini dan kadang-kadang yang lainnyaโ€ (Hadis sahih, riwayat Muslim: 7220).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Suka menipu

Orang munafik selain suka berpura-pura juga selalu menipu. Mereka diliputi penyakit di dalam hatinya, seperti dendam, hasad, dengki, ragu-ragu dan penyakit kejiwaan lainnya. Penyakit itu akan bertambah berat, terutama pada saat mereka mengetahui, umat Islam memperoleh kesuksesan yang luar biasa dalam perjuangannya.

Dengan demikian penyakit kejiwaan itu terus mendera mereka sampai mereka berputus asa dan kecewa berat. Kondisi seperti ini akan mengantarkan mereka pada kubangan kehinaan dan kenistaan dalam segala kehidupan. Sikap manusia munafik yang sangat buruk dan tercela, disebutkan al-Qur`an:

โ€œDan apabila ia berpaling (dari hadapan), ia berjalan di muka Bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak hewan ternak, sedangkan Allah tidak menyukai kerusakanโ€ (Q.S al-Baqarah, 2:205).

3. Suka membantah jika diberi nasihat

Kriteria munafik selanjutnya, disebutkan sebagai berikut:

โ€œDan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka Bumiโ€ Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." (Q.S al-Baqarah, 2:11)

Seperti dilansir Laduni.id, orang munafik jika dinasehati agar mereka tidak berbuat kerusakan dan perbuatan keji di lingkungan masyarakat, mereka menjawab: โ€œSebaliknya kamilah yang berbuat kebaikan dan mengusahakan keselamatan bersama.โ€ Ucapan mereka disampaikan dengan sungguh-sungguh supaya masyarakat mempercayai mereka, padahal yang diucapkannya bertentangan dengan kenyataan.

4. Suka membuat kerusakan di muka bumi

Kaum munafik hakikatnya adalah kelompok orang yang selalu merusak dan berbuat onar dalam kehidupan masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai macam kehancuran dan kerusakan. Namun karena mereka punya penyakit dalam hatinya, mereka tidak menyadari hal tersebut karena pikiran dan hati mereka telah terbelunggu dalam kesesatan dan kebingungan.

Kiai Zakky menerangkan, orang-orang munafik, apabila disadarkan dan disarankan agar mereka beriman dengan iman yang sesungguhnya sebagaimana imannya para sahabat Nabi, seperti kaum Muhajirin dan Anshar. Mereka menolak bimbingan itu, dan dengan pongah menjawab: โ€œApakah kami harus beriman sebagaimana orang-orang bodoh itu beriman?โ€.

Mereka menganggap para sahabat Nabi yang beriman itu bodoh, baik kaum Muhajirin dan kaum Anshar. Mereka menyangka kaum Muhajirin itu bodoh, karena mengikuti Nabi, mereka meninggalkan keluarga dan tanah air dan menyumbangkan hartanya untuk kebesaran agama Islam.

Orang-orang Anshar yang menjadi pribumi Madinah juga dianggap bodoh karena mereka mau menerima para imigran dari Makkah (Muhajirin), sehingga mereka mengorbankan harta benda serta raganya untuk para pendatang itu. Kesalahan cara pandang orang-orang munafik itu dibantah, sesungguhnya mereka itu yang bodoh, karena menolak petunjuk dan kebenaran, sebaliknya hanya mengikuti hawa nafsunya yang menyesatkan.

Akibat kebodohan orang munafik, mereka tercampakkan dalam jurang kehinaan duniawi dan ukhrawi. Sesungguhnya mereka itulah yang orang-orang bodoh dan sesat, selanjutnya dijelaskan:

โ€œDan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: "Kami Telah beriman". dan bila mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok." (Q.S al-Baqarah, 2:14)

5. Tidak konsisten

ย 

Salah satu sifat tercela dari orang-orang munafik adalah sikap yang tidak konsisten, apabila mereka berjumpa dengan orang-orang beriman mereka mengatakan diri sebagai seorang mukmin dan Muslim.

Mereka bersikap seperti itu agar memperoleh hak-hak yang diperoleh kaum muslimin pada umumnya. Namun jika berhadapan teman-teman mereka dan pemimpin mereka, mereka mengatakan bahwa sikap yang menampakkan diri sebagai orang Muslim itu hanya bertujuan menipu, dan mengejek kaum muslimin.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini