7 Adab Sebelum Tidur Sesuai Sunah Rasulullah

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2020 22:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 330 2261900 7-adab-sebelum-tidur-sesuai-sunah-rasulullah-ACDP9eZ4Rr.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TIDUR merupakan kebutuhan paling mendasar yang diperlukan oleh manusia. Selepas lelahnya beraktivitas, tentu tubuh kita membutuhkan waktu untuk beristirahat, salah satunya yakni dengan tidur. Kualitas tidur harus diperhatikan karena nantinya juga akan berpengaruh pada kinerja organ tubuh yang turut berfungsi baik jika pola tidur kita teratur.

Sebagai agama yang sempurna, Islam juga mengajarkan adab tidur yang baik. Hal ini diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana yang selalu beliau lakukan ketika hendak tidur. Berikut 7 adab sebelum tidur menurut sunah Rasulullah seperti yang diterangkan dai kondang KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym.

1. Jangan tidur larut malam

Manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup hingga 7-8 jam per harinya. Selain tak baik untuk kesehatan, kebiasaan begadang atau terjaga di malam hari juga tak disukai oleh Rasulullah. Hal ini karena begadang dinilai menyia-nyiakan waktu dan dapat memengaruhi waktu ibadah menjadi terlewatkan.

Diriwayatkan dari Abu Barzah radhiyallahu anhu, beliau berkata; “Bahwasanya Rasulullah membenci tidur malam sebelum Sholat Isya dan berbincang-bincang yang tidak bermanfaat setelahnya,” (HR. Bukhari Muslim).

“Jadi tidak ada istilah begadang dalam Islam, meskipun kita nampaknya untuk mengerjakan hal-hal baik tetapi kalau itu menguras waktu dan tenaga kita sehingga merusak istirahat dan ibadah malam kita, maka tidurlah lebih awal karena itu lebih utama,” kata Aa Gym, dikutip dari channel YouTubenya, Aagym Official, Kamis (13/8/2020).

2. Berwudhu

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat,” (HR. Bukhari Muslim).

Dengan berwudhu, jelas tubuh akan lebih bersih dan terasa lebih nikmat saat beristirahat, serta lebih mudahnya kita untuk beribadah karena dalam keadaan suci. Tak hanya itu, keutamaan berwudhu saat hendak tidur juga akan memengaruhi kualitas tidur seseorang, salah satunya dilihat dari mimpinya.

Baca juga: Meneladani Kebijaksanaan Nabi Daud dalam Menyelesaikan Perselisihan

“Kalau mimpi orang yang berwudhu itu beda mimpinya, Insya Allah mendapat Al-Mubasyiro, atau mimpi yang benar. Dan adapun jika kita ditakdirkan untuk meninggal, mudah-mudahan jika dalam keadaan yang suci, kita akan meninggal dalam keadaan lebih baik,” terang pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid itu.

3. Membersihkan tempat tidur

Rasulullah menganjurkan untuk selalu membersihkan tempat tidur saat hendak tidur, yakni dengan mengambil kain dan mengibaskannya ke arah tempat tidur sebelum dibaringkan.

“Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan 'Bismillah'. Karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi,” (HR. Bukhari Muslim).

4. Matikan lampu dan menutup wadah makanan dan minuman

Sebelum tidur, Rasulullah menyuruh kita untuk mematikan lampu, menyuruh menutup pintu, mengamankan bejana, dan mengamankan makanan-makanan, sebagaimana sabda beliau berikut.

“Matikanlah lampu-lampu kalian jika kalian hendak tidur. Dan tutuplah pintu-pintu, tutuplah bejana serta wadah makanan dan minum kalian,” (HR. Bukhari).

5. Membaca Ayat Kursi

Saat hendak tidur, umumnya kita membaca doa sebelum tidur, yaitu “Bismika Allahumma ahya wa bismika aamuut”. Selain itu, ternyata juga dianjurkan untuk membaca bacaan lainnya, seperti membaca Ayat Kursi. Keutamaan membaca Ayat Kursi ini disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari: “Barang siapa yang membaca Ayat Kursi ketika akan tidur, maka Allah senantiasa menjaganya dan tidak akan didekati setan sampai subuh,” (HR. Bukhari).

“Rasulullah juga menganjurkan untuk membaca Surah Al Ikhlas, An Naas, dan Al Falaq. Setelah baca, ditiup ke tangan lalu diusap ke seluruh tubuh. Ini akan mendatangkan perlindungan,” kata Aa Gym.

Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi ketika kita sedang tidur. Allah Maha Tahu kita tidak berdaya kalau kita sedang pulas, tapi Allah Maha Kuasa atas segalanya. Allah telah berjanji untuk melindungi kita ketika mengamalkan sunah Nabi, maka jangan tinggalkan doa-doa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

6. Berbaring menghadap ke kanan

Rasulullah juga menganjurkan untuk tidur dengan berbaring ke arah kanan, sebagaimana disampaikan dalam sabdanya: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kanan,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tak hanya itu, Rasulullah juga melarang untuk tidur dalam posisi tengkurap, karena hal ini juga dimurkai Allah Ta'ala. “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) adalah posisi tidur yang dimurkai oleh Allah Azza wa Jalla,” (HR. Bukhari Muslim).

“Luar biasa begitu detail dan menyehatkan tidur ke sebelah kanan, jantung kita akan lebih aman dan tidak tertekan,” kata pendakwah asal Bandung ini.

7. Menutup dengan doa

Dari Bara bin Azib radhiyallahu anhu berkata bahwa ketika Rasulullah akan tidur, beliau akan berbaring di sisi kanan dan berdoa:

"Allahumma aslamtu nafsiy ilayka wa fawwadhtu amri Ilayka wa wajjahtu wajhiya ilaulyika wa aljaatu zhohrii ailayka astaghfiruka wa attuubu Ilayka aamantubikitabika alladzii anzalta wabinabiyyikalladziii arsalta).

Artinya: "Ya Allah aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku serahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, dan aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena mengharap dan takut kepadaMu,".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini