Inilah Jalan Mudah ke Surga

Alya Amellia Amini, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 330 2262082 inilah-jalan-mudah-ke-surga-JH2xBuXcNI.jpg Ustadz Khalid Basalamah (Ammar TV)

MENUNTUT ilmu merupakan suatu ibadah kepada Allah SWT dan hukumnya wajib bagi setiap muslim, baik laki-laki ataupun perempuan. Ilmu memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan, yaitu sebagai kunci utama keberhasilan dan kebahagiaan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طلب العلم فريضة على كل مسلم

Artinya: “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah, shahih)

Mereka yang menuntut ilmu akan mendapat ganjaran pahala dan derajat yang tinggi di sisi Allah Ta'ala. Siapa yang menempuh sebuah jalan untuk mencari ilmu, baik itu di masjid, sekolah, rumah, ataupun di jalan, niscaya Allah akan memudahkan baginya dengan usahanya itu untuk menuju ke surga.

Baca juga: Kisah Kemunculan Dajjal dan Yakjuj Makjuj

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Menurut pendakwah Khalid Basalamah, hadits ini menjelaskan adanya jaminan surga bagi para penuntut ilmu, asal ia melakukannya dengan ikhlas dan ia terus belajar sampai memahaminya.

Metode bedah buku merupakan cara yang sangat bagus. Ketika kita sudah habis membedah buku maka kita lanjut untuk membedah buku lainnya, dan seterusnya jangan pernah berhenti untuk mencari ilmu.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Khalid Basalamah mengajak kepada kita mulai sekarang, selalu jadikan simbol hidup, yaitu tidak ada hari kecuali Ilmu. Dengarkan dan pahami ilmu tersebut. Kita harus selalu merasa butuh, dan lowongkan waktu untuk mencari ilmu-ilmu Allah, minimal sebelum tidur kita mendengarkan ceramah atau kajian-kajian di Youtube atau podcast.

“Mengambil cuplikan dua menit, tujuh menit lalu dianggap sudah mendengar ceramah, itu baru dengar potongan. Kajian itu sejam dua jam, didengarkan. Memang harus lowongkan waktu untuk itu,” ujar seperti dikutip dari kanal Youtube Khalid Basalamah Official, Jumat (14/8/2020).

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini