Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Cara Bertobat dari Dosa Zina

Putri Aliya Syahidah , Jurnalis-Minggu, 16 Agustus 2020 |09:19 WIB
4 Cara Bertobat dari Dosa Zina
Ilustrasi berdoa (Foto IBtimesindia)
A
A
A

ZINA merupakan perbuatan tidak terpuji dan dosa besar. Hukuman bagi pelakunya menurut Islam adalah dicambuk atau dirajam jika ketahuan dan memiliki empat saksi yang dapat dipercaya. Yang pasti, dosa si pezina tidak akan diampuni oleh Allah sebelum ia bertobat dengan sungguh-sungguh dan menyesali perbuatannya.

Dosa zina dapat dilakukan melalui hati, mata, lisan, pendengaran, pemikiran, dan perbuatan. Artinya setiap manusia pasti memiliki dosa, baik yang disadari ataupun tidak.

Pendakwah Ustadz Johan Saputra Halim mengungkapkan beberapa cara bertobat dari perbuatan zina seperti dikutip dari video ceramahnya di kanal Youtube Yufid Tv, Minggu (16/8/2020), sebagai berikut:

1. Meyakini Allah Maha Penerima Tobat

Seseorang yang berdosa, saat ingin bertobat, dia harus yakin bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala adalah Maha Pengampun dan Penerima Tobat.

Baca juga: Awan Tsunami di Aceh Mirip Penjelasan dalam Alquran Surah An Nur

Dalam sebuah hadits Qudsi disebutkan, "Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian telah melakukan banyak dosa di siang hari dan malam hari. Sementara Aku, Aku Maha Memberi Taubat, mintalah ampunan kepada-Ku, Aku akan Mengampuni dosa-dosa kalian." (HR. Bukhari)

"Allah Ta'ala, setiap malam di sepertiga malam terakhir, Allah turun ke dunia, kemudian Dia berfirman, "Mana hamba-hamba-Ku yang ingin berdoa, Aku akan kabulkan doanya. Mana hamba-hamba-Ku yang ingin meminta, Aku akan penuhi permintaannya. Mana hamba-hamba-Ku yang ingin meminta ampunan, yang ingin bertaubat, Aku akan ampuni dia." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Optimis

Dosa-dosa yang telah lalu pasti diampuni oleh Allah Ta'ala manakala dia bertobat dengan sungguh-sungguh, tulus dan jujur.

Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam bersabda, "Seseorang yang bertobat dari dosa-dosa yang telah dia lakukan, itu sama saja seperti orang yang tidak pernah melakukan dosa " (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi, dishahihkan oleh Al-Albani)

"Artinya, Allah Ta'ala akan menghapuskan dosa-dosanya yang telah lalu, termasuk dosa zina," ujar Ustadz Johan.

3. Yakinlah Allah akan mengganti dengan kebaikan

Ustadz Johan mengatakan, "Allah akan menggantinya dengan kebaikan, akan menggantikannya dengan pahala yang berlipat ganda; dengan syarat dia jujur dalam taubatnya. Dia ingin berhijrah dengan benar, beriman dengan benar, menyesali perbuatannya, kemudian dia buktikan ketulusan taubatnya tersebut dengan amal salih."

Hal ini terdapat pada Alquran surat Al-Furqon (25) : 68-70-68. "dan orang - orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang Diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barangsiapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,"

69. "(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,"

70. "kecuali orang - orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka Diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement