Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Adab Bangun Tidur Sesuai Sunah Rasul

Saskia Rahma Nindita Putri , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2020 |23:55 WIB
7 Adab Bangun Tidur Sesuai Sunah Rasul
Ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

Salah satu nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita adalah diberikannya waktu beristirahat dan dibangunkan kembali dalam kondisi yang baik.

Dalam Islam, sangat dianjurkan untuk melakukan segala suatu hal sesuai dengan adab disertai doa agar keberkahan senantiasa mengikuti kita. Termasuk saat bangun tidur, ada baiknya untuk melakukan 7 adab berikut sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Pertama, yakni bangun dalam posisi duduk dan mengusap wajah dengan tangan. Ibnu Abbas berkata, “Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah SAW bangun kemudian beliau duduk lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya.” (HR. Ahmad).

Sunnah Rasulullah SAW ini tak hanya baik dalam Islam, namun juga untuk kesehatan. “Bangun lalu berdiri dan berjalan itu bahaya. Pelajari bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk duduk terlebih dahulu karena itu baik dan benar menurut ilmu kesehatan,” tambah Aa Gym.

Yang kedua, yakni membaca doa bangun tidur. Sebagaimana Rasulullah SAW ketika bangun tidur, beliau membaca Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur, yang artinya, “Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan.”

“Nikmat besar kita bisa bangun. Berapa banyak yang tidur dan tidak bisa bangun lagi. Bangunlah dengan rasa syukur yang paling dalam,” tambah Aa Gym.

Yang ketiga, membaca 10 ayat terakhir Surat Ali Imran. Ibnu Abbas berkata, “Beliau (Nabi Muhammad SAW) duduk lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir dari surat Ali Imran.” (HR. Bukhari).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement