Dia menambahkan bahwa orang-orang Makkah, sepanjang sejarah, telah membuktikan memiliki hubungan kuat dengan wisatawan dan jamaah haji. Mereka pun bangga melayani para tamu Allah Subhanahu wa ta'ala.
Baca juga: 7 Nama Asmaul Husna yang Bisa Memancarkan Kecantikanmu

Pada masa lalu, kenang Hatem, orang-orang Makkah biasa membuka pintu rumahnya untuk menjamu para jamaah haji dan wisatawan selama musim-musim haji dan umrah. Mereka juga biasa berbagi makanan dengan para jamaah meskipun mengalami kesulitan.
"Sekarang saatnya bagi jamaah dan wisatawan untuk mengunjungi rumah-rumah ini sekali lagi dan berkenalan dengan harta benda bersejarah yang mencerminkan sejarah panjang Makkah dalam melayani pengunjung rumah Allah," pungkas Hatem.
Baca juga: Koin Emas Kuno Peninggalan Dinasti Abbasiyah Ditemukan di Israel

(Hantoro)