Kalbu Mengeras karena Jauh dari Allah SWT

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 330 2317151 kalbu-mengeras-karena-jauh-dari-allah-swt-r3aZL38yIV.jpg Sucikan diri, sucikan kalbu. (Foto: Shutterstock)

Barang siapa hendak menyucikan kalbunya, dia harus mengutamakan Allah SWT dibanding dengan keinginan dan nafsu jiwanya. Sebab, kalbu yang tergantung dengan hawa nafsu akan tertutup dari Allah SWT sesuai kadar tergantungnya jiwa dengan hawa nafsunya.

Banyak orang menyibukkan kalbu dengan gemerlapnya dunia. Seandainya mereka sibukkan dengan mengingat Allah SWT dan akhirat, tentu kalbunya akan berkelana mengarungi makna-makna Kalamullah dan ayat-ayat-Nya yang tampak ini. Dia pun akan menuai hikmah-hikmah yang langka dan faedah-faedah yang indah.

Jika kalbu disuapi dengan berzikir dan disirami dengan berpikir serta dibersihkan dari kerusakan, dia pasti akan melihat keajaiban dan diilhami hikmah.

Baca Juga: Lebih Diutamakan Membaca 2 Surah Ini Saat Sholat Subuh di Hari Jumat

Tidak setiap orang yang berhias dengan ilmu dan hikmah serta memeganginya akan masuk dalam golongannya. Kecuali jika mereka menghidupkan kalbu dan mematikan hawa nafsunya.

Adapun mereka yang membunuh kalbunya dengan menghidupkan hawa nafsunya, tidak akan muncul hikmah dari lisannya.

Rapuhnya kalbu adalah karena lalai dan merasa aman. Adapun makmurnya kalbu adalah karena takut kepada Allah SWT dan zikir.

Maka dari itu, jika sebuah kalbu merasa zuhud dari hidangan-hidangan dunia, dia akan duduk menghadap hidangan-hidangan akhirat. Sebaliknya, jika dia ridha dengan hidangan-hidangan dunia, fia akan terlewatkan dari hidangan akhirat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya