Saat Tepat Pisahkan Kamar Anak Laki dan Perempuan di Usia 10 Tahun, Mengapa?

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 614 2320852 saat-tepat-pisahkan-kamar-anak-laki-dan-perempuan-di-usia-10-tahun-mengapa-xHHGpYOhJU.jpg Kamar anak. (Foto: Countryliving)

JAKARTA –  Bagaimana hukum memisahkan kamar anak laki-laki dengan anak perempuan? Lalu, pada anak umur berapa pemisahan kamar dilakukan.

Islam senantiasa mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga auratnya. Sebetulnya, hal yang didasari untuk status hukum memisahkan kamar anak laki-laki dengan anak perempuan adalah agar terhindar dari perbuatan yang membangkitkan syahwat.

Mari kita simak jawaban lengkap yang dilansir dari Channel Youtube Al-Bahjah TV yang diasuh Buya Yahya, Kamis (03/12/2020).

Baca Juga: Nabi Muhammad Ungkap Ada Api di Dasar Laut, Padahal Belum Ada Ahli Bumi

“Nabi perintahkan dalam hadis shahih Imam Bukhari meriwayatkan tentang, perintahkan anakmu untuk sholat di saat umur anakmu 7 tahun Hijriyah. Lalu pukul (yang tidak menyakiti) sudah bisa dikasih sanksi saat umurnya 10 tahun. Dan pisahkan di antara mereka kamar tempat tidurnya. Umur memisah tempat tidur mereka itu adalah di saat mereka umur 10 tahun,” ujarnya.

Buya Yahya mengingatkan jangan karena alasan tertentu seperti takut bahaya atau alasan lainnya mereka tidur dalam satu tempat tidur. Semuanya itu tidak bisa dijadikan alasan karena perintah atau larangan tersebut bersifat mutlak.

Baca Juga: Ingin Dimuliakan di Akhirat? Caranya Terimalah Tamu dengan Baik

Dilansir juga dari youtube KH Buya Syakur Yasin MA, oleh Buya Syakur, Kamis (03/12/2020).

“Malah justru kalau tidur itu dipisah, sebab barangkali anak-anak kita melihat ibunya roknya terbuka. Atau anak perempuan melihat sarung bapaknya tersingkap. Makanya kanjeng Nabi kasih aturan, sejak kapan anak itu tidurnya harus dipisah kamar, tidak boleh dengan orang tua, itu ketika mencapai umur 10 tahun. Tapi kalau di bawah umur itu, masih dianggapnya anak-anak, belum ngerti aurat.”

Memisahkan kamar anak laki-laki dan anak perempuan semata-mata untuk menjaga auratnya, dan menghindari perbuatan yang mengundang syahwat.

Karena ada beberapa pendapat tentang perbuatan yang mengundang syahwat hukumnya menjadi haram. Apalagi bila yang melakukan tidak ada dasar mahramnya.

Karena itu, orangtua harus tahu dan mengerti tentang aturan memisahkan kamar anak laki-laki dan perempuannya menurut ajaran Islam. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini