Tahu Istilah Wakaf? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 614 2326068 tahu-istilah-wakaf-begini-penjelasan-ustaz-abdul-somad-3qSEFi8r07.jpg Ustaz Abdul Somad dalam sebuah kesempatan di Jakarta. (Foto:Okezone)

JAKARTA – Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat sering muncul istilah wakaf. Apa sebenarnya arti wakaf? Di Indonesia arti wakaf adalah suatu perbuatan hukum oleh pihak yang melakukan untuk memisahkan atau menyerahkan sebagian harta benda atau asset miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu.

Pelepasan harta atau asset ini biasanya untuk keperluan ibadah atau kepentingan umum lainnya sesuai ketentuan agama Islam.

Baca Juga: Bolehkah Rukyah Diri Sendiri, Begini Penjelasannya?

Namun, sebenarnya wakaf ini berasal dari bahasa arab ‘waqf’ yang berarti menahan, berhenti, atau diam. Maksudnya, menahan seseorang untuk tidak diperjualbelikan miliknya.

Pada dasarnya, hukum wakaf dalam Islam adalah sunnah. Sebagaimana anjuran wakaf juga tercantum dalam QS. Ali-Imran ayat 92:

Baca Juga: Bagaimana Hukum bagi Perempuan untuk Ziarah Kubur?

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”

Ustaz Abdul Somad, Lc., MA juga menjelaskan, tentang seseorang yang ingin wakaf dengan niat bisa bermanfaat untuk pendidikan agama, tetapi orang yang menerima wakaf tersebut tidak memanfaatkan pendidikan agama.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Pokoknya ditahan, tidak boleh dijual, tidak dihibahkan, tidak boleh diwariskan, sesuai dengan pesan awalnya,” ujarnya dalam Channel Youtube Solihin Husin pada Jumat (11/12/2020).

Berdasarkan penjelasan di atas, artinya, selain nilai positif seseorang yang berniat mewariskan tanahnya juga dituntun adanya kepastian dari si penerima.

Jangan asal memberikan, harus kepada orang yang tepat. Namun, apabila tidak ada yang tepat, maka tahanlah. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya