Tak Hanya Manusia, Hewan Juga Dibangkitkan Saat Hari Kiamat

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 330 2330191 tak-hanya-manusia-hewan-juga-dibangkitkan-saat-hari-kiamat-Sy7TIeghn5.jpg Tak hanya manusia, hewan pun akan dibangkitkan saat hari kiamat. (Foto: Ilustrasi kiamat/Popular Mecahnic)

JAKARTA- Sebagian para ulama menjelaskan bahwa yang dibangkitkan pada hari kiamat bukan hanya manusia. Akan tetapi hewan-hewan pun juga Allah bangkitkan pada hari kiamat, agar menunjukkan ke-Maha Adilan Allah

Dikutip dari buku "Perjalanan Setelah Kematian" karya Ustaz Dr. Firanda Andirja. Lc, MA, pada Jumat (18/12/2020) menuliskan:

Kata Allah Subhanahu wa ta'ala dalam firman-Nya:

Baca Juga: Hari Bahasa Arab, Wapres: Itu Bahasa Alquran

“Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan.” (QS. At-Takwir : 5)

“Dan tidak ada seekor binatangpun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatupun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dikumpulkan.” (QS. Al-An’am : 38)

Ayat-ayat ini dijadikan dalil oleh para ulama bahwasanya hewan-hewan akan dibangkitkan pada hari kiamat. Allah akan membangkitkan hewan-hewan untuk ikut menjalani qishah. Oleh karenanya Nabi ? bersabda:

“Semua hak itu pasti akan dipenuhi pada hari kiamat kelak, hingga kambing bertanduk pun akan dituntut untuk dibalas oleh kambing yang tidak bertanduk.” (HR. Muslim 4/1997 no. 2582)

Dalam riwayat yang lain Nabi Muhammad Shallallahu ' Alaihi wa Sallam (SAW) bersabda:

Baca Juga: Doa Setelah Asar di Hari Jumat Mustajab, Ustaz Khalid Basalamah: Agar Nikmat Allah SWT Dipertahankan

“Semua makhluk akan dikumpulkan pada hari kiamat, binatang, hewan liar, burung-burung, dan segala sesuatu, sehingga ditegakkan keadilan Allah, untuk memindahkan tanduk dari hewan hewan bertanduk ke yang tidak bertanduk (lalu dilakukan qishas).

Kemudian Allah berfirman, “Kalian semua, jadilah tanah.” Di saat itulah orang kafir mengatakan, “Andai aku jadi tanah.” (QS. An-Naba’ : 40).” (HR. Al-Hakim 2/345 no. 3231) 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ini semua menunjukkan bahwa Allah akan bersikap adil dengan mengembalikan hak-hak siapapun yang tidak dia dapatkan di dunia. Sehingga Allah menegaskan bahwa hewanpun jika dia punya hak terhadap hewan yang lain yang belum dia dapatkan, maka akan diqishash pada hari tersebut.

Maka tatkala seseorang di dunia mengambil hak orang lain, maka di akhirat akan dikembalikan kepadanya. Contoh kecil adalah soal tanah. betapa banyak orang mengaku dan merampas sebidang tanah yang bukan miliknya.

Dan yang mereka ambil bukan sejengkal melainkan sudah sampai satu hektar. Tidakkah orang-orang yang melakukan hal tersebut pernah mendengar bahwa Nabi Muhammad SAW telah bersabda:

Baca Juga: Imam Bukhari, Buta di Waktu Kecil tapi Mampu Hafal 300.000 Hadis

“Barangsiapa yang mengambil sejengkal tanah secara zalim, maka dia akan dikalungkan dengan tanah sebanyak tujuh lapis bumi pada hari kiamat.” HR. Bukhari no. 3198)

Maka tentunya orang-orang yang mengambil hak orang lain seperti ini akan disidang oleh Allah ? pada hari kiamat.

Dan yang pertama Allah sidang pada hari kiamat adalah tentang pertumpahan darah. Seseorang kelak akan menggandeng tangan orang yang membunuhnya, kemudian membawanya dan melaporakannya di hadapan Allah SWT.

Begitu pula dengan orang yang menjatuhkan harga diri orang lain, menuduh orang lain dengan tuduhan palsu, berdusta atas nama orang lain, mereka semua akan menuntut balik perbuatan orang lain terhadapnya di hadapan Allah SWT.

Ingatlah bahwa tidak ada hak-hak yang hilang, melaikan akan dikembalikan kepada pemiliknya.Oleh karenanya Nabi Muhammad SAW  pernah mengingatkan tentang orang-orang merugi dalam sabdanya:

“Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?” Para sahabat menjawab; ‘Menurut kami, orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan.’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

‘Sesungguhnya yang bangkrut dari kalangan umatku adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan (pahala) sholat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka’.” (HR. Muslim 4/1997 no. 2581)

Kalau sekiranya saat ini seseorang bisa mendatangkan pengacara terhebat untuk bermain dengan hukum, maka ketahuilah bahwa dia tidak akan bisa melakukan hal tersebut di hari kiamat, karena yang menjadi hakim kelak adalah Allah SWT yang Maha Mengetahui atas segala sesuatunya.

Sehingga ketika di dunia seseoran bermaksiat, maka seluruh yang menjadi saksi atas maksiatnya akan berbicara. Tangannya, kakinya, mulutnya, para malaikat, Alquran, dan bahkan bumi akan berbicara sebagai saksi atas perbuatan seseorang. Wallahu a’lam. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya