Dengan Zikir, Urwah Bin Zubair Hadapi Amputasi Kaki Tanpa Bius

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 330 2351072 dengan-zikir-urwah-bin-zubair-hadapi-amputasi-kaki-tanpa-bius-LTmpeF9LhL.jpg Kisah Urwah Bin Zubair menolak bius saat amputasi kaki. (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Urwah Bin Zubair memberikan tauladan bagi umat muslim. Yakni, ketika dia dihadapkan sebuah penyakit yang menyebabkan kakinya diamputasi. Namun semua bisa diatasi dengan zikir.

Urwah Bin Zubair sendiri merupakan anak dari sahabat Rasulullah, Zubair bin Awwam, sedangkan ibunya Asma binti Abu Bakar as-Shidiq, dijuluki dzatun nithaqain (pemilik dua ikat pinggang).

Urwah yang lahir di Madinah pada 644 M adalah salah satu generasi tabi’in yang merupakan tokoh ilmu Fikih di kota Madinah. Beliau mengkhatamkan seperempat Al-Qur'an setiap siang dengan membuka mushaf, lalu ketika shalat malam membaca ayat-ayat Alquran dengan hafalan.

Rutinitas itu tak pernah ia tinggalkan sejak masih remaja hingga wafat, melainkan ada satu peristiwa yang terjadi padanya sehingga ia harus melewatkan rutinitas tersebut.

Suatu ketika di zaman khalifah Al-Walid bin Abdul Malik, khalifah ke-6 Bani Umayyah, Allah menguji Urwah Bin Zubair dengan cobaan yang tak seorang pun mampu melewatinya, kecuali hatinya telah penuh keimanan dan keyakinan.

Baca Juga : Kisah Umar bin al Khattab, Sahabat Rasulullah yang Rendah Hati

Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik mengundang Urwah ke Damaskus untuk menemuinya. Urwah memenuhi undangan tersebut dan mengajak putra tertuanya.

Khalifah pun menyambut Urwah bin Zubair dengan hangat. Namun saat di sana, Allah berkhendak lain. Ketika putra Urwah memasuki kendang kuda Walid untuk bermain dengan kuda-kuda yang ada di sana, salah satu kuda menendang putra Urwah hingga meninggal seketika.

Belum berakhir kesedihan Urwah bin Zubair atas kepergian anaknya, salah satu kakinya terkena penyakit ganas seperti tumor yang dapat menjalar ke seluruh tubuhnya.

Karena hal itu, Khalifah memanggil para dokter yang terbaik untuk menyembuhkan penyakit yang dialami oleh Urwah Bin Zabir, tetapi para dokter sepakat bahwa tidak ada cara lain untuk menyembuhkannya selain dengan mengamputasi kaki Urwah, sebelum penyakit itu menjalar ke seluruh tubuh. Saat itu tidak ada lagi alasan untuk menolaknya.

Ketika dokter bedah datang membawa segala peralatan untuk mengamputasi kakinya, dokter tersebut berkata pada Urwah, “Menurutku engkau harus meminum sesuatu yang memabukkan supaya tidak merasa sakit ketika kaki dipotong.”

Urwah menolak, “Tidak, itu tidak mungkin. Aku tidak akan menggunakan sesuatu yang haram terhadap kesembuhan yang aku harapkan”. Dokter itu berkata lagi, “Kalau begitu, aku akan membiusmu.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya