JAKARTA- Pernah mendengar kata Tadabbur Al-Qur'an? Maksud dari istilah Tadabbur Al-Qur'an adalah Al-Qur’an itu direnungkan.
Tadabbur ini penting karena dengan tadabbur sehingga bisa mengambil pelajaran-pelajaran penting hingga Al-Qur’an bisa diamalkan isinya.
Nah, Ini keadaannya berbeda sekali jika kita hanya membaca Al-Qur’an atau menghafalkannya, tanpa memahami arti, memahami tafsirannya, hingga tadabbur.
Baca Juga: Mengungkap Bahasa Al-Qur'an yang Sangat Dalam, Ustaz Firanda: Butuh Konsentrasi
Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal menjelaskan ada beberapa ayat ayat yang mendorong untuk tadabbur Al-Qur’an.
Ayat pertama:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS. An-Nisaa’: 82)
Baca Juga: Mualaf Ini Rajin Membaca Al-Qur'an di Sela-Sela Berjualan Kebab dan Sholat Tepat Waktu
Ayat kedua:
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shad: 29)
Ayat ketiga:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)