Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkat Belajar Halal-Haram Produk Makanan, Bob Memutuskan Mualaf

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Kamis, 11 Februari 2021 |18:30 WIB
Berkat Belajar Halal-Haram Produk Makanan, Bob Memutuskan Mualaf
Imam Besar Masjid New York, Imam Shamsi Ali. (Foto: Youtube)
A
A
A

Diskusi dan belajar soal ini pun ternyata dilakoni terus hingga 3 bulan lamanya. Dalam diskusi dan belajar itu juga disinggung memakan babi dan meminum alkohol dalam Islam sangat dilarang.

Sementara dalam aturan kosher Yahudi bahwa minum alkohol dapat dihukumi haram bila alkohol yang diminum adalah jenis dari yang belum diberkahi oleh para pendeta Yahudi.

"Namun bisa menjadi boleh meminum alkohol kalau sudah diberkahi oleh pendeta kendati pun alkohol tersebut memabukan," ucap Imam Shamsi Ali.

Baca Juga: Nia Ramadhani Sebut Tuhan dengan Kata 'Loe', Ustaz Ainul Yakin Sarankan Istighfar

Berjalannya waktu dan mendengarkan semua penjelasan Imam Shamsi Ali, termasuk mempelajari tentang makanan-makanan halal dan haram serta prosesnya sesuai aturan Islam, maka dari situ Bob mulai mendapati keistimewaan ajaran Islam.

"Ajaran Islam sesuai dengan yang diajarkan Taurat bahkan jauh lebih sempurna. Dari situ ia sangat tertarik mempelajari Islam lebih dalam lagi," kata dia.

Akhirnya Bob memperdalam materi kajian Islam hingga tiga bulan lamanya. Dan Alhamdullilah setelah itu Bob mengucapkan dua kalimat bersyahadat dan memeluk Islam.

Lantas setelah memeluk Islam, Bob pun meninggalkan pekerjaannya sebagai Pendeta Yahudi yang mengawasi produk makanan dan minuman di toko-toko Yahudi. Kini Bob, sebutnya, masih tinggal di New York. Karena punya keahlian mekanik, sekarang Bob bekerja di toko elektronik.

"Kita doakan Bob agar tetap istiqamah menjalankan ajaran-ajaran Islam dan menjadi dai," pungkasnya. 

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement