Pelaksanaan Manasik Haji di Tengah Pandemi Covid-19 Bakal Dikaji

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 614 2391250 pelaksanaan-manasik-haji-di-tengah-pandemi-covid-19-bakal-dikaji-qlgcAs8wsy.jpg Jamaah berada di Masjidil Haram sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Cara manasik haji di tengah pandemi Covid-19 akan dikaji kembali, terutama dalam perspektif fiqih selain protokol kesehatan.

"Kami akan membahas sejumlah persoalan manasik dalam konteks penyelenggaraan haji di masa pandemi," ucap Plt Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi H Dasir kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Khoirizi mengatakan, kondisi pandemi meniscayakan adanya pembatasan dan penerapan protokol kesehatan. Kondisi tersebut akan dibahas juga mengenai arbain, tarwiyah, mabit, dan sebagainya.

Baca Juga:  Arab Saudi Izinkan Umrah Ramadhan, KJRI: Belum Bisa untuk Indonesia

"Ini harus disepakati bersama oleh para ulama agar bisa dipahami dan dijadikan panduan manasik di masa pandemi oleh jemaah," jelasnya.

Khoirizi juga memastikan forum bahtsul masail akan melibatkan ormas Islam, MUI, NU, Muhammadiyah, dan lainnya. Selain itu, asosiasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), penyelenggara ibadah umrah dan haji khusus, serta akademisi dan pemerhati penyelenggaraan haji.

"Hasil bahtsul masail akan menjadi acuan dalam menyusun panduan manasik dan segera didistribusikan ke jemaah," sambungnya.

Baca Juga: Daya Tampung Masjidil Haram Selama Ramadhan Menjadi 150 Ribu Jamaah, Ini Rincian Ibadahnya

Khoirizi menambahkan, meski mitigasi dan persiapan terus dilakukan, kepastian keberangkatan haji masih menunggu keputusan Saudi. Apapun keputusan Saudi, Plt Dirjen berharap jemaah dan semua pihak bisa menerimanya.

"Karena pandemi, keputusan itu tentunya didasarkan pada pertimbangan kesehatan dan keselamatan jemaah," tuturnya.

Meskipun ada kepastian keberangkatan, Khoirizi berpesan kepada jemaah agar melakukan persiapan dengan baik, khususnya terkait aspek istitha'ah, baik ibadah maupun kesehatan. Ibadah Haji di tengah pandemi menuntut kemandirian sehingga jemaah perlu mengukur diri sejak awal.

"Para jemaah diharapkan juga bisa mengukur diri terkait ibadah di tengah pandemi, mengingat seluruh prosesi ibadah diatur dengan protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya. (Muhammad Refi Sandi)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya