Kemegahan Masjid Al Jabbar Jadi Lokasi Ngabuburit, Ada Juga yang Memancing

Arif Budianto, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 614 2398406 kemegahan-masjid-al-jabbar-jadi-lokasi-ngabuburit-ada-juga-yang-memancing-60IJVowi1Y.jpg Masjid Aljabbar atau masjid terapung di Gedebage, Kota Bandung. (Foto: Arif Budianto)

BANDUNG - Masjid Al Jabbar atau lebih dikenal dengan nama masjid terapung di Kawasan Gedebage, Kota Bandung ini setiap sore saat Ramadhan dijadikan lokasi warga menunggu waktu berbuka.

Masjid Al Jabbar atau lebih dikenal dengan mama Masjid Terapung di Kawasan Gedebage, Kota Bandung ini memang terkenal megah.

Di sana ada warga yang datang memang untuk melihat keindahan dan kemegahan masjid. Tapi ada juga yang memancing. Ini karena masjid berada di tengah- tengah danau berukuran lebar.

Baca Juga: Mengungkap Makna Bau Mulut Orang Berpuasa dalam Surat Maryam

Dari sisi konstruksi, masjid ini belum selesai seluruhnya. Namun jika dilihat dari luar, masjid yang nantinya mampu menampung 33.000 jemaah ini, telah berdiri dengan megahnya. Ornamen atap tumpuk berbentuk kerucut, menjadikan masjid ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Belum lagi, masjid ini juga berdiri diatas lahan yang cukup luas, 25,99 hektare. Luasnya lahan, menjadikan masjid ini memiliki banyak lahan luas, dikelilingi jalan yang membentang di seluruh bagian. Uniknya, masjid ini berada di tengah tengah danau berukuran lebar. Tak heran, disebut masjid terapung.

Baca Juga: Awasi Jamaah Umrah di Masjidil Haram, Polwan Arab Saudi Banjir Dukungan

Lahan luas dan danau yang membentang ini menjadikan banyak warga datang ke tempat ini, menghabiskan waktu menunggu buka. Mereka datang tak hanya untuk menyaksikan kemegahan masjid, tetapi juga menghabiskan waktu untuk memancing.

Asep, salah satu warga Ujungberung mengaku sengaja datang bersama anaknya, melancing di danau masjid Al Jabbar. Dia akan menghabiskan waktu hingga jelang buka dan melepas penat, setelah sepekan bekerja.

"Ini baru nyoba, tapi kata orang orang banyak ikannya. Makanya saya coba dam gratis. Kita bebas mancing sepuasnya," kata Asep.

Bagi dia, Bandung memang butuh ruang terbuka yang bisa dipakai untuk melepas penat. Mancing secara bebas dan menikmati indahnya kemegahan masjid. "Jarang ada ruang terbuka seperti ini, apalagi bisa dipakai mancing," imbuh dia.

Tak hanya untuk mancing, tidak sedikit warga kuat kota yang datang ke Masjid Al Jabbar untuk melihat kemegahannya dari luar. Seperti yang dikatakan warga Jakarta, Lucky. Dia sengaja ingin melihat masjid ini, sembari bersilaturahmi ke rumah saudaranya di Cibiru.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Selama ini, dia mendapat informasi masjid ini dari internet. Disebutkan sebagai masjid terapung yang didesian oleh Ridwan Kamil, kala itu saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung. "Menang bangunannya cukup unik dan besar sekali. Tapi sayang belum selesai," timpal dia.

Tapi, kesempatan itu tak di sia siakannya. Dia besama keluarga memilih melakukan swafoto dari luar masjid. Tak kurang dari 15 menit, dia pun kembali melanjutkan perjalanan mengeksplorasi Kota Bandung.

Diketahui, kendati tampak seperti satu bangunan, majsid ini memiliki beberapa lantai dan ruangan. Ruang salat akan ada di lantai 1 yang mampu menampung 9.822 jemaah. Kemudian ruang salat lantai mezzanine untuk 3.188 jemaah, Ruang Selasar menampung 3.627 jemaah, dan Plaza mampu menampung 16.637 jemaah.

Di Masjid Al Jabbar ini, juga akan dibangun museum sejarah Nabi Muhammad SAW di lantai dasar. Museum ini diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan datang ke Bandung. Nama Al Jabbar diambil dari nama Asmaul Husna yang artinya Maha Gagah. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya