Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Grand Final DAI Spesial Indonesia 2021 Sore Ini Pukul 15.30 WIB

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 12 Mei 2021 |14:00 WIB
Grand Final DAI Spesial Indonesia 2021 Sore Ini Pukul 15.30 WIB
DAI Spesial Indonesia 2021. (Foto: Okezone.com/DAI)
A
A
A

JAKARTA  - Tayang selama bulan Ramadan, DAI Spesial Indonesia 2021, program pencarian bakat pendakwah cilik dikhususkan untuk anak yang memiliki kebutuhan khusus dari berbagai provinsi di Indonesia yang diikuti 12 anak luar biasa berhasil lolos dua peserta yaitu Faiz dari Dumai dan Dion dari Baubau. Mereka akan menunjukan performa terbaik pada Grand Final DAI Spesial Indonesia 2021 sore ini (Rabu, 12/5/2021) pukul 15.30 WIB di iNews.

Hafiz Alquran 20 juz asal Kota Dumai Riau, Faiz Naufal Hanif berusia 12 tahun. Siswa SLB Asyifah Umaimmah Dumai ini memiliki banyak prestasi dan pernah mengikuti lomba nyanyi, lomba catur, dan juga lomba musabaqah tilawatil Alquran. Yang membuat Faiz ingin mengikuti kompetisi DAI Spesial Indonesia karena ia memiliki cita-cita ingin menjadi DAI. Sejak kecil Faiz hanya hidup berdua dengan ibunda tercinta.

Baca Juga: Pandemi Corona, Kepala Madrasah Dituntut Kreatif dan Inovatif

Gubernur Riau Syamsuar memberikan dukungannya untuk Faiz. Ia mengajak masyarakat Riau untuk memberikan dukungan agar Faiz bisa meraih juara dan membawa harum nama Riau di kancah nasional.

“Saya selaku Gubernur Riau mewakili masyarakat Riau mengajak memberikan dukungan penuh kepada ananda Faiz Naufal Hanif siswa SLB Umaimah Dumai yang sedang berjuang pada lomba DAI di TV nasional INews. Faiz Naufal juga seorang hafiz alquran 20 juz, bisa memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Riau. Semangat ananda Faiz. Kamu pasti bisa,” kata Syamsuar lewat unggahan video miliknya.

Dion Saputra, peserta asal Baubau Sulawesi Tenggara ini menghafal Alquran berkat bimbingan guru agama di kampungnya. Dion yang berusia 14 tahun ini mendapat dukungan oleh Pemda asalnya untuk berlatih di pesantren mempersiapkan kompetisi DAI Spesial Indonesia. Dion mampu membuktikan kemampuan dirinya walaupun dalam keadaan fisik yang tidak sempurna dan dibesarkan dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Santri di Aceh Diajari Menulis Ilmiah

“Saya belum pernah belajar dakwah dan tidak berpengalaman menjadi dai, namun saya mengikuti ini karena banyak yang beri semangat terutama keluarga terdekat,” ungkap Dion.

Meski belum pernah belajar sebelumnya, Dion mengaku selama ini sering mendengar ceramah dari para ulama melalui handphone android miliknya. Dan secara otodidak mempelajari ilmunya, hingga satu ketika menjelang keberangkatannya ke Jakarta, Dion pun secara singkat belajar kepada ustaz di sekitar rumahnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement