Apa Manfaat Puasa Syawal dan Kenapa Perlu Dilakukan, Begini Penjelasannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 330 2411805 apa-manfaat-puasa-syawal-dan-kenapa-perlu-dilakukan-begini-penjelasannya-mn0yNdny3W.jpg Manfaat puasa Syawal. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Manfaat puasa Syawal begitu banyak keutamaan di dalamnya meskipun amalan ini adalah ibadah sunah. Puasa sunah diajurkan selama 6 hari berturut-turut atau dapat dilakukan tidak berturut-turut namun jumlahnya tetap 6 hari.

Dikutip dari laman Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB, Selasa (18/5/2021), Rasulullah SAW, bersabda: 

قال صلى اللَّهُ عليه وسلم من صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا من شَوَّالٍ كان كَصِيَامِ الدَّهْرِ رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya: "Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun." (HR. Muslim).

Riwayat hadist tersebut menjelaskan, menurut mazhab Syafii, Ahmad bin Hanbal dan Abu Daud menerangkan tentang keusanahan menjalankan puasa di bulan Syawal selama enam hari. Sementara Abu Hanifah, memakruhkannya untuk melaksanakan puasa sunah Syawal karena alasan tidak memberi kewajiban akan puasa tersebut.

Baca Juga: Masih Banyak Tamu Datang, Puasa Syawal Diizinkan Bisa Ditunda Dulu

Namun demikian, para penganut madzhab Syafii sebagian ada yang melaksanakan puasa sunah Syawal, karena tidak harus dijalankan ketika awal bulan. Jika ada yang melakukannya tidak berurutan, atau di akhir-akhir Syawal pun masih tetap bisa.

Jumhur ulama juga menjelaskan, tentang keutamaan puasa selama enam hari di bulan Syawal, yaitu:

"Alasan menyamainya puasa setahun penuh berdasarkan, bahwa satu kebaikan menyamai sepuluh kebaikan dengan demikian bulan Ramadhan menyamai sepuluh bulan lain (1 bulan x 10 = 10 bulan) dan 6 hari di bulan syawal menyamai dua bulan lainnya ( 6 x 10 = 60 = 2 bulan)." (Syarh Nawaawi ‘ala Muslim VIII/56).

Selain itu, menurut beberapa pandangan ulama seperti Imam Romli memperbolehkan menggabungkan puasa Syawal dengan puasa qadha Ramadhan. Sebab jika dijalankan, keduanya memiliki keutamaan dan pahala masing-masing.

Sedangkan menurut Abu Makhromah, tidak mendapatkan pahala keduanya bahkan tidak sah untuk digabungkan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya