Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagaimana Cara Kita untuk Meneladani Asmaul Husna?

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 08 Juni 2021 |11:57 WIB
Bagaimana Cara Kita untuk Meneladani Asmaul Husna?
Ilustrasi kaligrafi tulisan Allah Subhanahu wa ta'ala. (Foto: Okezone)
A
A
A

BAGAIMANA cara kita untuk meneladani Asmaul Husna sangat penting diketahui setiap Muslim. Sebab, Asmaul Husna merupakan kalam atau nama-nama indah Allah Subhanahu wa ta'ala. Asmaul Husna terdiri dari 'Asma' yang artinya 'nama', dan 'Husna' berarti 'indah atau baik'.

Asmaul Husna disebut juga nama-nama gelar atau sebutan Allah Subhanahu wa ta'ala atas kebesaran serta kehebatan-Nya. Asmaul Husna terdiri dari 99 nama indah Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Yuk Ketahui Tulisan Arab Asmaul Husna dan Artinya 

Bagi setiap Muslim, Asmaul Husna harus diketahui dan dipahami. Pasalnya dengan tahu dan hafal dengan nama-nama itu, jaminannya adalah surga.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu alaihi wassallam, yang artinya:

"Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan (99) nama, siapa yang menghafalnya maka masuk surga. Bahwasannya Allah itu Maha Ganjil dan menyenangi kepada yang ganjil." (HR Ibnu Majah)

Allah Subhanahu wa ta'ala juga berfirman, yang artinya:

"Milik Allah-lah nama-nama yang indah, dan mohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama tersebut." (QS Al A'raf: 130)

Lantas, bagaimana cara kita untuk meneladani Asmaul Husna?

Asmaul Husna sendiri bersifat sempurna, tidak ada selain nama-Nya lah yang paling baik dan indah. Dai Buya Syakur menjelaskan, salah satu Asmaul Husna yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ialah Ar-Rahman atau nama Allah yang Maha Pengasih.

Baca juga: Viral, Masjid Raya Asmaul Husna Ternyata Karya Ridwan Kamil 

"Mengapa kita harus meneladani sifat ini? Karena keberadaan kita juga dari Rahman Allah Subhanahu wa ta'ala. Udara, air, angin, semuanya gratis. Maka, kita juga sebaiknya berterima kasih kepada Allah atas nikmat yang diberikan," ujarnya, seperti dikutip dari kanal YouTube KH Buya Syakur Yasin MA.

Sementara tugas sebagai manusia dan seorang Muslim hanyalah beriman dan memercayai kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala dengan segala sifatnya.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement