Kisah Kaum Tsamud yang Durhaka Melawan Nabi Saleh Hancur Seketika

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 614 2429000 kisah-kaum-tsamud-yang-durhaka-melawan-nabi-saleh-hancur-seketika-HOf1n5mT7k.jpg Kota Petra di Yordania. (Foto: Freepik)

KAUM Tsamud adalah kaum yang durhaka, berani melawan Nabi Saleh  Alaihissalam dan akhirnya dihancurkan Allah Ta'ala. Buktinya adalah keberadaan Petraibu kota Kerajaan Nabath atau Nabatean di Yordania.

Kota ini berjaya selama satu abad sebelum masehi sampai abad pertama masehi. Nabatean menjadi cikal bakal dari kaum Tsamud, kaumnya Nabi Saleh Alaihissalam.

Dalam bangunan tersebut terdapat patung-patung yang dijadikan Kerajaan Nabath sebagai berhala mereka. "Namun, patung yang ada tanpa kepala. Membuktikan bahwa umat Islam telah sampai ke tempat ini dan menguasai sehingga dihilangkan kepala-kepala yang ada di patung tersebut," ujar Ustaz Syafiq Riza Basalamah, dikutip dari akun Youtube-nya, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga: 8 Rekening Gaib Simpanan Menuju Kehidupan Abadi

Kaum Tsamud diberikan kekuatan dan kelebihan untuk menguasai serta memakmurkan dunia. Mereka diberikan kekuatan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala untuk membuat kotanya menjadi yang terbaik dalam segi bangunan. Rumah, kuburan, tempat hiburan berupa teater, dan menjadikannya sebagai koloseum.

Semua bangunan di Petra, mereka pahat dengan tangan sendiri, betapa kuat dan lihainya mereka dalam memahat pegunungan yang ada di sana. "Terdapat Al Khazneh yaitu tempat yang dijadikan gerbang utama sebelum masuk ke Kota Petra. Pada zaman dahulu, di sini tempat penyimpanan harta benda saat ada acara," jelas Ustadz Khalid Basalamah yang dikutip dari akun Youtube Uhud Tour.

Baca Juga: Mengapa Manusia Dilarang Mencela Hujan dan Angin, Ini Pesan Rasulullah

Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan kekuatan kepada kaum Tsamud untuk memahat gunung menjadi tempat tinggal dan sebagainya, tetapi mereka menyembah berhala. Maka diutuslah Nabi Saleh Alaihissalam untuk mengembalikan mereka ke jalan yang benar dan kisah ini ada dalam Alquran Surah Al A'raf Ayat 73–79, Hud Ayat 61–68, dan Fushshilat Ayat 17–18.

Ketika Nabi Saleh Alaihissalam menyuruh kaum Tsamud menyembah Allah Subhanahu wa ta'ala, mereka berada dalam keraguan dan kegelisahan terhadap agama yang Nabi Saleh serukan. Lalu kaum Tsamud meminta pembuktian bahwa apa yang disampaikan Nabi Saleh benar.

Kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan unta betina kepada mereka dan Nabi Saleh Alaihissalam berpesan, "Jangan Engkau sakiti dan biarkanlah dia makan di bumi Allah."

Baca Juga: 3 Doa Malaikat yang Mengerikan dan Diaminkan Nabi Muhammad SAW

Tetapi kaum Tsamud tetap ingkar, mereka membunuhnya. Dikutip dari laman iNews.id, penyebab kaum Tsamud menyembelih unta betina itu karena ulah seorang wanita tua dari kalangan mereka bernama Unaizah binti Ganam ibnu Mijlaz atau disebut Ummu Usman.

Unaizah adalah musuh sengit Nabi Saleh Alaihissalam dan seorang kafir yang mempunyai banyak harta serta anak perempuan yang terkenal cantik-cantik.

Lalu ada seorang wanita lainnya yang bernama Sadaqah binti Al Muhayya ibnu Zuhair ibnul Mukhtar. Dia mempunyai kedudukan tinggi, berharta, dan cantik. Mereka berdualah yang memutuskan kepada kaum Tsamud untuk membunuh unta dari Nabi Saleh Alaihissalam, sebab mereka memiliki hadiah untuk orang yang membunuhnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Nabi Saleh Alaihissalam yang mengetahui ini pun berkata, "Bersukarialah kamu semua di rumahmu selama tiga hari. Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan." Setelah melewati tiga hari, datanglah azab Allah Subhanahu wa ta'ala yang tidak mereka percayai sebelumnya.

Sebelum datangnya azab Allah Subhanahu wa ta'ala, Nabi Shalih Alaihissalam beserta kaumnya yang bertakwa meninggalkan kaum Tsamud dan tempat tersebut. Lalu Nabi Saleh berkata, "Wahai kaumku. Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhan-ku kepadamu dan aku telah menasihati kamu. Tetapi kamu tidak menyukai orang yang memberi nasihat."

Kemudian datanglah gempa merobohkan rumah dan kehidupan mereka disertai gemuruh petir yang menyambarnya, matilah mereka seketika.

Kini Kota Petra menjadi sejarah bahwa kaum Tsamud yang kuat sekalipun tidak bisa menolak dan menghindari azab Allah Subhanahu wa ta'ala dikarenakan perbuatan yang menghinakan mereka.

Sebagian dari tempat tersebut Allah Subhanahu wa ta'ala selamatkan, seolah-olah mereka tidak pernah meninggali kota tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa orang-orang terdahulu yang mengingkari adanya Allah Ta'ala, maka akan diazab, dan sebagai pelajaran untuk orang-orang yang hidup setelahnya.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya