Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kucing Jadi Hewan Kesayangan Rasulullah, Ini Alasannya

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 25 Juni 2021 |19:30 WIB
Kucing Jadi Hewan Kesayangan Rasulullah, Ini Alasannya
Kucing jadi hewan peliharaan. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KUCING jadi hewan kesayangan Rasulullah SAW. Bahkan Rasulullah memberi nama kucingnya dengan nama  Mueeza. Saat ini kucing juga banyak dipelihara dan disukai, karena lucu dan menggemaskan juga bisa jadi sahabat baik manusia. 

Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, Rasulullah SAW mempunyai kucing diberi nama Mueeza.

Salah satu kebiasaan Mueeza yang sangat disukai oleh Nabi adalah selalu mengeong setiap kali mendengar lantunan suara adzan. Seakan-akan hewan itu paham apabila sudah ada panggilan sholat.

Baca Juga: Sosial Media Saat Ini Mampu Memaksa Terjadinya Perubahan Medan Dakwah

Lebih lanjut, kucing juga merupakan hewan yang memiliki banyak keistimewaan sehingga Rasulullah sangat menyayanginya. Sert terdapat beberapa alasan menagapa hewan satu ini begitu disayang Nabi:

"Pertama, kucing termasuk hewan yang mampu beradaptasi dengan pemiliknya, termasuk mempunyai kecerdasan dan naluri yang luar biasa," katanya saat dihubungi MNC Portal.

Baca Juga: Kisah Nabi Sulaiman Sembelih 20.000 Kuda dan Mampu Memerintahkan Angin

Kedua, menyayangi ciptaan Allah seperti kucing berpahala. Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

في كلّ ذات كبد حرّاء أجر

Artinya: ”Pada setiap yang mempunyai hati yang bisa kehausan terdapat pahala (dalam berbuat baik kepadanya),” (H.R Al-Bukhari no. 2363).

Baca Juga: Benarkah Tidak Ada Penyakit Menular Seperti Covid-19 dalam Pandangan Islam?

Ketiga, kucing adalah hewan rumahan yang bersih. 

عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ وَكَانَتْ عِنْدَ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ دَخَلَ عَلَيْهَا قَالَتْ فَسَكَبْتُ لَهُ وَضُوءًا قَالَتْ فَجَاءَتْ هِرَّةٌ تَشْرَبُ فَأَصْغَى لَهَا الْإِنَاءَ حَتَّى شَرِبَتْ قَالَتْ كَبْشَةُ فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ فَقَالَ أَتَعْجَبِينَ يَا بِنْتَ أَخِي فَقُلْتُ نَعَمْ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّمَا هِيَ مِنْ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ أَوْ الطَّوَّافَاتِ

Artinya: "Dari Kabsyah binti Ka’ab bin Malik istri Ibnu Abu Qatadah, bahwa Abu Qatadah masuk menemuinya. (Kabsyah) berkata, “Aku menuangkan air untuknya, tiba-tiba seekor kucing masuk dan meminumnya, Abu Qatadah kemudian memiringkan bejana tersebut hingga kucing tersebut dapat minum.” Kabsyah berkata, “Abu Qatadah tahu bahwa aku sedang memperhatikannya, maka ia pun berkata, “Apakah Engkau heran, wahai putri saudaraku?” Aku menjawab, “Ya.” Ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Kucing tidak najis. Ia merupakan hewan yang biasa berkeliaran di sekelilingmu.'” (HR. At-Tirmidzi no. 92).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement