Ayah Bunda, Ini 4 Tips Mendidik Anak Muslim Berdasarkan Usianya

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 08 Juli 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 616 2437545 ayah-bunda-ini-4-tips-mendidik-anak-muslim-berdasarkan-usianya-gBtmkrVD9L.jpg Ilustrasi tips mendidik anak Muslim. (Foto: Freepik)

SETIAP orangtua, khususnya pasangan Muslim, tentu menginginkan memiliki anak yang berakhlak, salih atau salihah, dan berbakti. Untuk meraih anak dengan pribadi demikian, Islam telah mengajarkan cara mendidiknya.

Langsung saja simak tips mendidik anak Muslim berdasarkan usianya, sebagaimana dirangkum dari unggahan akun Instagram @amarmazlan30.

Baca juga: Buta Huruf, Nenek 75 Tahun Ini Menghafal Alquran Hanya dengan Mendengar 

1. Anak usia 0–6 tahun: Perlakukan bak Raja

Sains dan penelitian ilmiah menyebutkan bahwa umur 0 hingga 6 tahun merupakan usia emas yang akan menentukan tumbuh kembang ke depannya. Oleh karena itu, penting bagi orangtua membangun kedekatan dengan sang anak di usia tersebut dengan cara memperlakukannya bak raja.

Pada fase ini, orangtua dituntut ekstrasabar ketika melihat anak yang mulai aktif dan rewel, serta tidak jarang melakukan kesalahan-kesalahan akibat tingkah lakunya.

Jangan larang anak bermain dan melakukan eksplorasi. Tugas orangtua sebaiknya hanya memastikan keselamatan sang anak. Hal ini sebagaimana yang juga dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:

"Pada suatu hari aku melayani Rasulullah. Setelah tugasku selesai, aku berkata dalam hati, 'Rasulullah pasti sedang istirahat siang.' Akhirnya aku keluar ke tempat anak-anak bermain. Aku menyaksikan mereka sedang bermain. Tidak lama kemudian, Rasulullah datang seraya mengucapkan salam kepada anak-anak yang sedang bermain. Beliau lalu memanggil dan menyuruhku untuk suatu keperluan. Aku pun segera pergi untuk menunaikannya, sedangkan beliau duduk di bawah sebuah pohon mengawasi sang anak yang bermain hingga aku kembali." (HR Ahmad)

Baca juga: Larangan Memotong Kuku dan Rambut Jika Ingin Berkurban, Mulai Kapan Harus Dipatuhi? 

2. Anak usia 7–14 tahun: Perlakukan bak hamba

Setelah membangun kedekatan dengan sang anak dan melayaninya bak raja, menginjak usia 7 tahun, orangtua bisa mulai mengajarkan tanggung jawab kepada anak.

Ajari anak mengenai kedisiplinan dan caranya bertanggung jawab. Berikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban. Selain itu, anak wajib mendapat pendidikan agama dasar seperti akidah, akhlak, dan fikih, baik melalui sekolah maupun rumah.

Di usia tersebut, orangtua diperbolehkan memukul anak dengan pukulan yang tidak menyakiti apabila anak melalaikan kewajibannya, terutama dalam hal melaksanakan sholat. Hal ini bahkan diperintahkan secara langsung oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda: "Suruhlah anak kalian sholat ketika berumur 7 tahun dan pukullah mereka ketika berusia 10 tahun (jika mereka meninggalkan sholat). Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan)." (HR Abu Dawud)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Anak usia 15–21 Tahun: Perlakukan bak kawan

Memasuki usia remaja menuju dewasa, anak yang berusia 15 hingga 22 tahun harus diberikan pendidikan yang mengajarkan mereka mengenai proses pendewasaan diri.

Pada fase ini anak sudah mulai memahami mengenai norma, perilaku, serta hubungan lawan jenis. Keingintahuan anak akan mencapai puncaknya pada usia tersebut.

Untuk menghadapi hal tersebut, orangtua sebaiknya memosisikan diri sebagai teman bagi sang anak. Bangun kedekatan serta keadaan yang membuat anak nyaman bercerita dengan Anda sebagai orangtua.

Apabila terdapat perbedaan pendapat dan anak melakukan kesalahan, jangan melontarkan kata-kata yang buruk. Biarkan mereka bercerita, sementara orangtua harus menjadi pendengar yang baik serta "kawan" yang bijak dalam memberikan saran.

Bagi anak yang mulai atau sudah mengalami fase pubertas, bimbinglah mereka mengenai pemahaman akan pendidikan gender dan seks yang tepat.

Baca juga: Hari Tasyrik Apa Maksudnya dan Kapan Waktunya? 

4. Anak usia 21 tahun ke atas: Bebaskan

Memasuki usia 21 tahun, saatnya Anda sebagai orangtua "pensiun" sebagai pengasuh anak. Anak yang telah memasuki usia 21 tahun ke atas memiliki masa mulai menjalani kehidupan dan dunianya sendiri. Maka peran orangtua di sini adalah memberikan "kebebasan" kepada sang anak dalam membuat keputusan.

Tetap arahkan dan dampingi anak jikalau diperlukan, namun bebaskan mereka untuk memilih pilihannya serta dalam bertindak.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya