Novi Wardi, Direktur Eksekutif BMM mengungkapkan, fokus kegiatan pendistribusian daging kurban ke wilayah tersebut dilatarbelakangi karena taraf ekonomi masyarakatanya yang masih rendah, profesi masyarakatnya pun hanya sebagai petani dan juga nelayan.
Baca Juga: Cerita Pasien Selamat dari Kritis Covid-19 dengan Obat Keajaiban Sedekah
"Jangankan untuk berqurban, untuk makan sehari-hari pun mereka mengalami kesulitan. Untuk itu BMM mendistribusikan qurban ke daerah tersebut,“ ujarnya.
Desa Papela dan Oenggae, yang berada di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang masuk dalam kategori daerah terluar. Sebanyak 35 domba/kambing serta 4 sapi telah disembelih dan daging qurbannya didistribusikan kepada masyarakat pada tanggal 21 Juli 2021. Alhamdulillah sebanyak 629 KK menjadi penerima manfaat qurban di desa Papela dan Oenggae, NTT.
Baca Juga: Rambut Rasulullah SAW Panjang hingga Menyentuh Bahu, Benarkah Demikian?