KEHIDUPAN di dunia pasti tidak terlepas dari seseorang yang menyukai kita dan sebagian ada yang membenci. Lantas, bagaimana kita menghilangkan sifat baper kepada para haters yang mungkin saja sudah masuk ke tahap mengganggu?
Di Dai Muda Hafidzul Ahkam mengajak penonton RCTI+ ngobrol seru tentang "Boleh Baper Asal Jangan Emosi". Penasaran?
"Abu Syafiq pernah perkata, jika seseorang yang membencimu, mungkin ia merasa kamu mengambil hal yang dimilikinya," ujar Ahkam di awal sesi Dai Muda.
Ahkam mengungkapkan, cara terbaik menanggapi para haters yang mungkin saja membuat terganggu adalah membalasnya dengan perbuatan baik atau mengiyakan caci makinya seperti yang Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam lakukan dulu.
"Kita boleh baper dengan ucapan atau bahkan perbuatan sang pembenci, asalkan jangan emosi. Rasulullah dulu diusik dan dicaci maki, namun dia dengan suara lembutnya hanya mengangguk dan mengiyakan. Dengan begitu, haters-haters akan malu dan perlahan berhenti atau mungkin berbuat baik pada kita," jelas Ahkam.

Ada banyak sifat manusia yang tidak kita kontrol, kalau ada orang yang benci pada kita, pertama: introspeksi pada diri kita, apakah kita berbuat salah padanya, atau mengambil haknya?
Kedua: Membalasnya dengan perbuatan baik, atau paling tidak diamkan saja agar dia yang berbalik introspeksi.
Baper boleh, tapi jangan emosi ya. Saksikan selengkapnya tentang PPKM bersama Ahkam dan Azmi di Dai Muda eksklusif hanya di RCTI+. Download RCTI+ sekarang juga agar tidak ketinggalan live streaming menarik lainnya.
(Hantoro)