Share

6 Golongan Orang Mati Syahid, Korban Covid-19 Termasuk?

Ahmad Haidir, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 614 2463958 6-golongan-orang-mati-syahid-korban-covid-19-termasuk-ucpLos0twN.jpg Ilustrasi golongan orang mati syahid. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

DALAM ajaran agama Islam, terdapat istilah syahid bagi orang-orang yang meninggal dunia yaitu wafat di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala. Orang yang mati syahid tentu memiliki keistimewaan sendiri dalam hal kedudukan dan statusnya kelak di alam kubur dan akhirat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู„ูู„ุดู‘ูŽู‡ููŠุฏู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุณูุชู‘ู ุฎูุตูŽุงู„ู ูŠูุบู’ููŽุฑู ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ุฏูŽูู’ุนูŽุฉู ูˆูŽูŠูŽุฑูŽู‰ ู…ูŽู‚ู’ุนูŽุฏูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽูŠูุฌูŽุงุฑู ู…ูู†ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจู ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู ูˆูŽูŠูŽุฃู’ู…ูŽู†ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ููŽุฒูŽุนู ุงู„ู’ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูˆูŽูŠููˆุถูŽุนู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุฃู’ุณูู‡ู ุชูŽุงุฌู ุงู„ู’ูˆูŽู‚ูŽุงุฑู ุงู„ู’ูŠูŽุงู‚ููˆุชูŽุฉู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูููŠู‡ูŽุง ูˆูŽูŠูุฒูŽูˆู‘ูŽุฌู ุงุซู’ู†ูŽุชูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุญููˆุฑู ุงู„ู’ุนููŠู†ู ูˆูŽูŠูุดูŽูู‘ูŽุนู ูููŠ ุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‚ูŽุงุฑูุจูู‡ู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡)

Artinya: "Orang yang mati syahid di sisi Allah mempunyai 6 keutamaan; dosanya akan diampuni sejak awal kematiannya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi keamanan dari ketakutan yang besar saat dibangkitkan dari kubur, diberi mahkota kemuliaan yang satu permata darinya lebih baik dari dunia seisinya, dinikahkan dengan 72 bidadari dan diberi hak untuk memberi syafaat kepada 70 orang dari keluarganya." (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Baca juga: Menag Masih Menunggu Surat Tertulis dari Arab Saudi untuk Membuka Jamaah Umrahย 

Dikutip dari laman Pendidikan Islam Kementerian Agama, Rabu (31/8/2021), selain keadaan berperang membela kebaikan, terlebih membela agama Islam, terdapat beberapa golongan lainnya yang menurut kesepakatan ulama juga termasuk golongan syuhada' atau orang yang meninggal dalam keadaan syahid. Berikut penjelasannya.

1. Meninggal karena sakit perut

Mungkin terdengar sepele, namun ternyata orang yang meninggal karena sakit perut juga termasuk mati syahid. Namun, sakit perut yang dialaminya terjadi akibat ulah orang lain yang sengaja melakukan penganiayaan atau sikap zalim.

Sebagai contoh, orang meninggal karena keracunan atau sakit perut yang dilakukan secara sengaja oleh si pelaku yang meracun makanan atau minuman dari pihak korban.

2. Korban kebakaran

Apabila terjadi suatu kebakaran yang diakibatkan oleh musibah dan bukannya suatu kebakaran yang terencana, maka korban yang gugur dalam peristiwa tersebut juga berstatus sebagai syuhada'.

Baca juga: Husnul Khatimah atau Khusnul Khatimah Mana Penulisan Benar untuk Muslim yang Wafatย 

3. Korban bencana alam

Selain kebakaran, korban dari bencana alam seperti tanah longsor, badai yang disebabkan angin hingga gempa bumi juga termasuk kedalam golongan orang mati syahid.

4. Seorang istri yang melahirkan

Demi untuk bisa melahirkan anaknya, seorang ibu harus bertaruh nyawa. Maka jelaslah bahwa sosok ibu yang melahirkan anaknya merupakan perjuangan yang mulia, sehingga insya Allah apabila seorang ibu gugur saat melahirkan ia otomatis termasuk ke golongan mati syahid.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

5. Meninggal karena tenggelam

Ketika seseorang sedang melakukan perjalanan dengan tujuan baik, bukan untuk maksiat kemudian ia tenggelam di sungai, danau, laut, tsunami, banjir bandang dan meninggal, mereka digelari oleh Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wassallam sebagai syahid.

Baca juga: Alquran dan Sains: Hubungan Suami Istri Memberi Ketenteraman dan Menolak Racunย 

6. Korban wabah penyakit

Dalam momentum pandemi covid-19 seperti saat ini, orang yang terpapar virus tersebut dan meninggal dunia insya Allah dinyatakan sebagai syahid.

Hal ini berdasarkan riwayat bahwa Aisyah Radhiyallahu anha, istri Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Aisyah berkata yang artinya:

"Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tentang tho'un. Rasulullah lalu menjawab, 'Sesungguhnya wabah tho'un (penyakit menular dan mematikan) itu adalah ujian yang Allah kirimkan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dan Allah juga menjadikannya sebagai rahmat (bentuk kasih sayang) bagi orang-orang beriman. Tidaklah seorang hamba yang ketika di negerinya itu terjadi tho'un lalu tetap tinggal di sana dengan sabar (doa dan ikhtiar) dan mengharap pahala di sisi Allah, dan pada saat yang sama ia sadar tak akan ada yang menimpanya selain telah digariskan-Nya, maka tidak ada balasan lain kecuali baginya pahala seperti pahala syahid.' (HR Al Bukhari)

Dengan demikian, insya Allah orang yang meninggal karena wabah covid-19 dan dalam kondisi seorang mukmin yang taat, maka matinya syahid.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini