Hikmah di Balik Musibah, Tolak Ukur Menguji Kesabaran Orang Beriman

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 330 2467237 hikmah-di-balik-musibah-tolak-ukur-menguji-kesabaran-orang-beriman-EV8Q1rsS3W.jpg Hikmah di balik musibah salah satunya menguji kesabaran orang beriman. (Foto: Dok)

3. Sebagai parameter atau tolok ukur kesabaran seorang mukmin.

Satu adagium mengatakan bahwa “ Seandainya tidak ada ujian maka tidak akan tampak kualitas kesabaran dan ketangguhan seseorang “. Dengan ujian, cobaan atau musibah yang menimpa seseorang, maka akan kelihatan, apakah yang bersangkutan bisa bersabar atau tidak.

Ulama mengatakan “ Besarnya pahala tergantung kepada besarnya cobaan. Jika Allah mencintai satu kaum atau seorang mukmin, maka Dia akan mengujinya dengan cobaan. Siapa yang ridho dengan cobaan tersebut, maka dia akan mendapat keridhoan Allah. Siapa yang berkeluh kesah (bahkan marah-marah), dia akan mendapat murka Allah SWT .

Bila seorang mukmin bersabar dan imannya tetap kokoh, maka akan ditulis namanya dalam daftar orang-orang yang sabar.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang indah, dari Suhaib riwayat Muslim no 2999 sebagai berikut : 

عَجَباً لِأمْرِ الْمُؤْمِنِ اِنَّ اَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِاَحَدٍ اِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ اِنْ اَصاَبَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكاَنَ خَيْراً لَهُ وَاِنْ اَصاَبَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكاَنَ خَيْراً لَهُ

“ Sungguh menakjubkan keadaan seorang Mukmin, sesungguhnya semua urusannya adalah baik baginya.Jika memperoleh kebaikan dia bersyukur, dan itu adalah baik baginya. Dan jika ditimpa kesulitan dia bersabar, dan itu baik baginya. Hal itu tidak ada pada orang lain, kecuali ada pada orang beriman “.

4. Memurnikan tauhid dan banyak berdoa kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Surat Fushshilat (41):51 sebagai berikut : 

وَإذَا اَنْعَمْناَ عَلىَ الْاِ نْساَنِ اَعْرَضَ وَ نَئَا بِجاَنِبِهِ وَإذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعاَءٍ عَرِيْضٍ .

“ Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia dia berpaling dan menjauhkan diri (dengan sombong), tetapi apabila ditimpa malapetaka, maka dia banyak berdoa “.

Musibah dapat menyebabkan seorang mukmin berdoa dengan sungguh-sungguh, tawakal dan khusyu dalam berdoa. Dengan kembali kepada Allah seorang mukmin yang mendapat musibah, sakit misalnya akan merasakan manisnya iman, bahkan bisa lebih nikmat dari kesembuhan itu sendiri.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya