Share

3 Amalan Setelah Sholat Subuh, Ada yang Berpahala seperti Haji dan Umrah

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 616 2500143 3-amalan-setelah-sholat-subuh-ada-yang-berpahala-seperti-berhaji-dan-umrah-a8UhYWd84m.jpg Ilustrasi amalan setelah Sholat Subuh. (Foto: Shutterstock)

SETIDAKNYA ada 3 amalan setelah Sholat Subuh yang bisa dijalankan kaum Muslimin. Waktu Sholat Subuh memang cukup berat, meski hanya 2 rakaat, tapi memiliki banyak keutamaan di dalamnya.

Usai Sholat Subuh, setiap Muslim jangan terus meninggalkan sajadah, melepas sarung atau mukena. Tunggu sebentar, sempatkan amalan-amalan berikut ini yang memiliki faedah besar.

Apa saja amalan setelah Sholat Subuh? Berikut ini tiga di antaranya, sebagaimana telah MNC Portal rangkum, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Jangan Sampai Dilewatkan 

1. Zikir

Setelah Sholat Subuh sempatkanlah berzikir dengan mengucapkan kalimat-kalimat Allah. Kemudian salawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Duduk dan lafazkan bacaan zikir berikut ini sedikitnya 10 kali:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ, يحيي ويميت, وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaha illallahu wahdahu laa Syarika lah, Lahul Mulku wa Lahul hamdu, Yuhyii wa Yumiitu, wa Huwa 'ala Kulli Syai-in Qodiir.

Artinya: "Tiada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu."

Baca juga: Mau Perut Buncit Auto Langsing? Ini Cara Sederhananya Menurut Ustadz dr Zaidul Akbar 

Dari Abu Dzar Radhiyallahu anhu berkata, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

"Barang siapa yang membaca selepas Sholat Subuh, dalam keadaan kakinya masih seperti tasyahhud akhir, sebelum berkata-kata sebanyak 10 kali, ditulis baginya 10 kebaikan, dihapuskan daripadanya 10 kejahatan (dosa), diangkatkan baginya 10 darjat (kedudukan), dan dia pada hari itu terjaga daripada segala perkara yang dibenci, terbentang daripada setan, serta tidak ada suatu dosa yang dapat membinasakannya pada hari itu kecuali syirik (menyekutukan) Allah."

(HR At-Tarmizi dengan sanad hasan, Imam At-Thobrani menyebutnya di dalam Al-Aushot dan Al-Kabir. Lihat juga Shahih At-Targhib wa At-Tarhib: 1/306)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Membaca zikir pagi

Zikir pagi dibaca bakda Sholat Subuh, sementara dzikir petang seusai Sholat Ashar. Tersimpan keistimewaan besar bagi Muslimin yang membacanya. Dikutip dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc mengungkapkan keutamaan zikir pagi dan petang sebagaimana dijelaskan dalam hadis ke-50 dari kitab 'Jamiul Ulum wal Hikam Ibnu Rajab':

الحَدِيْثُ الخَمْسُوْنَ عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ بُسْرٍ قَالَ : أَتَى النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – رَجُلٌ ، فَقَالَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ إنَّ شَرَائِعَ الإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيْنَا ، فَبَابٌ نَتَمَسَّكُ بِهِ جاَمِعٌ ؟ قال : (( لاَ يَزالُ لِسَانُكَ رَطْباً مِنْ ذِكْرِ اللهِ – عَزَّ وَجَلَّ – )) خَرَّجَهُ الإِمَامُ أَحْمَدُ بِهَذَا اللَّفْظِ .

"Dari ‘Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang lelaki berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam (amalan sunah) itu amat banyak yang mesti kami jalankan. Maka mana yang mesti kami pegang (setelah menunaikan yang wajib, pen)?' Beliau menjawab, 'Hendaklah lisanmu selalu basah dengan berzikir kepada Allah (maksudnya: terus-meneruslah berdzikir kepada Allah, pen)'."

(HR Ahmad dengan lafazh seperti ini) (HR Ahmad, 4:188; Tirmidzi 3375; Ibnu Majah 3793; Ibnu Hibban 2317; Al Hakim, 1:495. Syekh Syuaib Al Arnauth mengatakan sanad hadis ini sahih. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan sanad hadis ini hasan. Lihat pula penjelasan hadis ini dalam kitab Tuhfah Al-Ahwadzi bi Syarh At-Tirmidzi, 9:305)

Baca juga: Kagumi Ibadah Sunah Berpahala Besar Ini, Dr Tamara Gray Mantap Jadi Mualaf 

Sementara Ustadz Sa'id Abu Ukkasyah, dinukil dari laman Muslim.or.id, menjelaskan perlu diketahui bahwa di antara zikir dan doa yang disyariatkan bagi seorang Muslim dalam sehari semalam adalah zikir pagi dan petang. Bahkan, ini merupakan zikir yang terikat dengan waktu yang paling banyak disebutkan dalam dalil-dalil, baik konteks dalil tersebut adalah mendorong seorang Muslim mengucapkannya maupun konteksnya menyebutkan macam-macam zikir yang diucapkan pada dua waktu yang utama ini (pagi dan sore).

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

"Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan sore."

هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

"Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman." (QS Al Ahzab: 42-43)

Adapun bacaan amalan sunah zikir pagi dan petang bisa selengkapnya dilihat di sini.

Baca juga: 8 Inspirasi Nama Anak Perempuan Islami Bermakna Taat kepada Agama 

3. Sholat Isyraq

Setelah Sholat Subuh, ada anjuran tetap duduk di masjid, setelah itu melakukan Sholat Isyraq. Berikut hadis yang membicarakan hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab 'Riyadhus Sholihin':

وَعَنْ جَابِرٍ بْنِ سَمُرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : كَانَ النبيُّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – إِذَا صَلَّى الفَجْرَ تَرَبَّعَ في مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَسْنَاء . حَدِيْثٌ صَحِيْحٌ ، رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَغَيْرُهُ بِأَسَانِيْدَ صَحِيْحَةٍ

"Dari Jabir bin Samurah radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: 'Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam itu apabila telah melakukan Sholat Subuh, beliau duduk bersila di tempat duduknya sampai terbitnya matahari yang putih indah sinarnya'." (HR Abu Dawud dan selainnya sanadnya shahih) (HR Muslim Nomor 4851; Abu Dawud Nomor 4850)

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini, Kamis 11 November 2021M/5 Rabiul Akhir 1443H 

Disunahkan bagi Muslimin yang melaksanakan Sholat Subuh berjamaah untuk duduk di tempat hingga matahari meninggi, lalu melaksanakan Sholat Dhuha di awal waktu (Sholat Isyraq).

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda, "Barang siapa yang mengerjakan Sholat Subuh dengan berjamaah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan sholat sunah Dhuha (subhah adh-dhuha), maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumrah secara sempurna." (HR Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, 8:174, 181, 209. Syekh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, 1: 189 mengatakan bahwa hadis ini hasan)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Bingung dengan Isi Kitab Agamanya Dulu, Wanita Cantik Ini Akhirnya Masuk Islam 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini