Lebih lanjut ia menerangkan, orang yang sengaja membuat boneka itu, bukan untuk mainan anak-anak kecil tapi ditujukan sebagai boneka arwah, kelak dihisab sangat berat di hadapan Allah Subhanahu wa ta'ala.
"Itu orang paling zalim, membuat sesuatu seakan-akan ciptaan Allah. Langsung sama Allah diberikan pertanggungjawaban. Ketika dia tidak mampu, maka akan dilemparkan ke dalam neraka paling tinggi," tuturnya.
Baca juga: Terungkap Sosok Guru Ngaji yang Jenazahnya Utuh dan Harum meski 17 Tahun Dikubur
Baca juga: Hafizul Quran Taqy Malik Lelang Jam Tangan Rp1,1 Miliar untuk Bangun Masjid, Dimenangkan Juragan 99
Oleh karena itu, UAH mengimbau umat Islam tidak terjerumus ke dalam hal-hal musyrik. Apalagi meyakini bahwa boneka arwah bisa membawa keberuntungan, sehingga diperlakukan dan dirawat layaknya manusia.
"Bagi umat Islam itu ada kaitannya dengan akidah, akidah sifatnya ketat karena menentukan arah kesalehan," pungkasnya.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)