Share

Telanjur Hubungan Intim saat Istri Haid, Ini Dendanya Kata Ustadz Khalid Basalamah

Hasyim Ashari, Jurnalis · Senin 31 Januari 2022 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 30 330 2540180 telanjur-hubungan-intim-saat-istri-haid-ini-dendanya-kata-ustadz-khalid-basalamah-rpnR6pzGjP.jpg Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA. (Foto: YouTube Khalid Basalamah Official)

USTADZ Dr Khalid Basalamah Lc MA mengatakan hubungan intim ketika sudah resmi menjadi pasangan suami istri merupakan salah satu aktivitas yang wajar dilakukan. Kemudian juga memiliki banyak manfaat, termasuk makin mempererat keharmonisan rumah tangga serta bernilai ibadah di mata Allah Subhanahu wa ta'ala.

Namun ketika seorang istri sedang mengalami haid atau menstruasi, kata Ustadz Khalid Basalamah, maka melakukan hubungan intim haram dilakukan. Lalu bagaimana hukumnya apabila sudah telanjur melakukan hubungan intim ketika istri sedang haid?

Baca juga: Gaya Hijab Syari Nagita Slavina saat Kajian Ustadz Khalid Basalamah Tuai Pujian: Masya Allah Cantik Banget 

Dikutip dari kanal YouTube Taman Surga, Senin (31/1/2022), Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan apabila ada seseorang yang sudah telanjur menggauli istrinya ketika sedang haid maka ada dendanya atau istilahnya dalam ajaran Islam adalah kafarat.

Menurut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah, pertama-tama yang harus dilakukan adalah wajib meminta ampun dan bertobat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas perbuatan tersebut. Setelah itu, keluarkan sedekah sekira 1 atau setengah dinar.

Baca juga: Uniknya Masjid Segitiga di Tanah Abang, Cantik dan Instagramable Banget 

Hal ini berdasarkan hadis yang dirawatkan Imam Ahmad bahwa kafarat bagi orang yang menggauli istrinya saat haid adalah bersedekah sekira 1 atau separuh dinar. Dinar yang dimaksud mengikuti perkembangan zaman kurs.

"Yang dimaksud di sini dinar mengikuti perkembangan zaman. Kita cari kurs dinar yang tertinggi, dinar emas berapa, maka dihitung 1 dinar atau setengahnya, maka itu yang wajib disedekahkan," papar Ustadz Khalid Basalamah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih lanjut ia menjelaskan berhubungan intim saat istri sedang haid sama halnya seperti membatalkan puasa di bulan Ramadhan. Jadi, wajib hukumnya bertobat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan membayar dendanya.

Baca juga: Catat! Ini Amalan dari Rasulullah agar Bebas Utang 

Baca juga: Raja Pusing Mikirin Kambing Nazar, Abu Nawas Gampang Banget Kasih Solusi, Semua pun Heran! 

"Sebagian ulama juga menyatakan andai saja seseorang telah mengulangi berulang kali, maka setiap perbuatan ada dendanya atau kafaratnya. Sama halnya dengan melakukan hubungan intim di siang hari di bulan Ramadhan maka wajib hukumnya kena kafarat," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini