Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa Berbuka Puasa Rajab, Adakah Pembeda dengan Puasa Lain?

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 04 Februari 2022 |08:59 WIB
Doa Berbuka Puasa Rajab, Adakah Pembeda dengan Puasa Lain?
Doa berbuka puasa Rajab, adakah yang membedakan dengan puasa lain (foto: shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Bulan Rajab yang jatuh pada 3 Februari 2022, sebagian umat Muslim menjalankan ibadah sunnah puasa Rajab. Keutamaan puasa Rajab oleh sebagian ulama memiliki banyak manfaatnya.

Sebelum menjalankan puasa Rajab di keesokan harinya, umat Muslim bisa memulainya dengan niat di malam harinya.

BACA JUGA: Keutamaan Puasa Rajab Beserta Hukum Menjalankannya 

Adapun niat puasa Rajab yakni,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT"

Ketika matahari mulai tenggelam, maka saatnya untuk berbuka puasa Rajab dan tentu sebelumnya harus membaca doa berbuka puasa terlebih dahulu. Lalu bagaimana doanya?

Dai Muda Nahdlatul Ulama, Ustadz M Najmi Fathoni mengatakan, terkait dengan doa berbuka puasa Rajab sama saja dengan doa (buka puasa) pada umumnya dan tidak ada yang membedakan.

"Mengenai doa berbuka puasa Rajab, sama saja kalau doa untuk berbuka puasa. Puasa apapun juga (red. wajib maupun sunah)," katanya saat dihubungi Okezone.

Berikut ini adalah doa berbuka puasa Rajab maupun jenis puasa apapun, yaitu:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allaahumma lakasumtu wabika amantu wa'ala rizkika afthortu birohmatika yaa arhamarra himiin

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

Lebih lanjut, kata Najmi, setelah membaca doa berbuka puasa tersebut, dilanjutkan dengan doa sebelum makan, yakni:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Alloohumma barik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannar

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau limpahkan kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksa neraka."

Ustadz Najmi mengatakan, saat berbuka puasa disunahkan menyantap makanan atau minuman manis terlebih dahulu. Terutama dengan buah kurma yang memiliki manfaat besar.

"Disunahkan tetap, berbuka puasa dengan yang manis-manis atau kurma, itu bagus sekali untuk memulihkan stamina yang selama satu hari kita menahan berpuasa," ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, melaksanakan puasa Rajab terdapat berkah yang sangatlah melimpah dan luar biasa. Salah satunya adalah menyehatkan stamina tubuh. "Dan puasa Rajab sendiri berkahnya sangatlah banyak karena Allah yang akan membalasnya (bagi yang berpuasa)," pungkasnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement