Share

Ini Malaikat yang Jarang Diketahui Muslimin, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Sosoknya

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 330 2548841 ini-malaikat-yang-jarang-diketahui-muslimin-ustadz-adi-hidayat-jelaskan-sosoknya-3bv1ATRv51.jpg Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkap sosok Malaikat Harut dan Marut yang jarang diketahui. (Foto: YouTube Adi Hidayat Official)

NAMA Malaikat Harut dan Marut tercantum jelas dalam Alquran Surat Al Baqarah Ayat 102. Kedua nama malaikat ini mungkin masih terdengar asing di telinga sebagian kaum Muslimin.

Kebanyakan orang hanya mengetahui 10 malaikat yang memang wajib diimani, yakni Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan. Lantas, siapakah Malaikat Harut dan Marut?

Baca juga: Ashabul Kahfi Tertidur 300 Tahun di Dalam Gua, Ini Faedahnya Menurut Ustadz Adi Hidayat 

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada sejumlah malaikat yang ditugaskan dalam keadaan-keadaan tertentu, seperti Malaikat Harut dan Marut. Pada zaman Nabi Sulaiman Alaihissallam, banyak orang kafir yang menuduh serta menghasut warga Babilonia bahwa Nabi Sulaiman mengajarkan sihir.

Demi melenyapkan ketakutan warga akibat sihir tersebut, maka diutuslah dua malaikat ke Kota Babilonia, yakni Harut dan Marut, oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Keduanya diutus sebagai bentuk bantahan tudingan para kafir yang menyebut Nabi Sulaiman Alaihissallam mengajarkan ilmu sihir.

"Tukang sihir itu mereka keliru, fatal dan salah itu menuduh Nabi Sulaiman telah mengajarkan sihir dan menuduh bahwa ajaran itu disandarkan pada Malaikat Harut dan Marut, itu dibantah langsung oleh Alquran," kata Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Kamis (17/2/2022).

Ia menegaskan, sihir merupakan produk setan dan yang mengajarkan sihir bukan Nabi Sulaiman Alaihissallam ataupun malaikat, tetapi setan. Hal ini sudah dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala melalui firman-firman-Nya.

Baca juga: 8 Negara dengan Muslimah Tercantik di Dunia, Indonesia Termasuk? 

"Setan-setan itu yang mengajarkan sihir, bukan Nabi Sulaiman, bukan para malaikat. Dan juga mereka menyalahgunakan ujian-ujian yang Allah turunkan lewat pengajaran dua malaikat (Harut dan Marut)," ucap Ustadz Adi Hidayat.

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa ada dua tafsir terkait Malaikat Harut dan Marut ini. Tafsir pertama menyebutkan Harut dan Marut benar-benar malaikat yang ditugaskan untuk membawa ujian kepada umat yang melawan Nabi Sulaiman Alaihissallam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara tafsir kedua menyebutkan Malaikat Harut dan Marut adalah hamba Allah Subhanahu wa ta'ala yang sangat salih dan hidupnya hanya dihabiskan untuk beribadah. Mereka meninggalkan urusan-urusan dunia, tidak seperti manusia umumnya.

Terlepas dari benar atau tidaknya Harut dan Marut adalah benar-benar malaikat atau hanya hamba Allah Subhanahu wa ta'ala yang salih, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa Alquran telah menjelaskan keduanya tidak mengajarkan sihir. Mereka hanya memberikan suatu pengajaran sebagai bentuk ujian kepada umat Muslim pada era tersebut.

Baca juga: Abu Nawas Kejatuhan 100 Keping Perak saat Berdoa, Kok Malah Tetangganya Marah-Marah? 

"Mereka itu tidak mengajarkan sihir seperti yang dipahami sekarang, ada magic, ada untuk menyantet orang, ada untuk mengerjai sesuatu, bekerja sama dengan jin, atau menggunakan barang-barang tertentu, bukan," terang Ustadz Adi Hidayat.

Pengajaran tersebut tak hanya melalui malaikat, ada pula yang diturunkan secara langsung kepada Nabi dan Rasul, contohnya pada masa Nabi Isa Alaihissallam. Pada masa itu, ilmu kesehatan begitu populer karena banyak dokter yang merasa hebat bisa menyembuhkan penyakit.

Maka, Allah Subhanahu wa ta'ala memberi mukjizat kepada Nabi Isa Alaihissallam yaitu dengan menyentuh tangannya, segala penyakit bisa langsung sembuh, termasuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter.

Nah, di zaman kerajaan Nabi Sulaiman Alaihissallam, banyak warga Babilonia yang merasa memiliki ilmu sebagai kekuatan seakan melampaui kekuatan biasa. Maka, Allah Subhanahu wa ta'ala menurunkan ujian diberikan ujian melalui Malaikat Harut dan Marut untuk memberikan pencerahan agar kaum Muslimin bisa kembali bertakwa.

Ini dilakukan agar mereka sadar bahwa di atas apa pun yang mereka dapatkan dan mereka miliki, masih ada Allah Subhanahu wa ta'ala yang lebih berkuasa. Sayang, ilmu tersebut justru disimpangkan oleh orang-orang kafir.

"Nah, ilmu yang diajarkan Harut dan Marut ini kemudian disimpangkan, dikemas kembali oleh setan, seakan-akan mengajarkan hal-hal yang menyimpang dari agama. Itu yang kemudian dikenal dengan sihir," tutur Ustadz Adi Hidayat.

Sebenarnya ilmu sihir ini juga sudah ada sebelum Nabi Sulaiman Alaihissallam, yaitu pada zaman Nabi Musa Alaihissallam. Kala itu Nabi Musa berhadapan dengan tukang-tukang sihir, maka Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan mukjizat berupa tongkat yang menggagalkan segala bentuk perilaku sihir.

Baca juga: Nonton Infotainment saat Puasa Ramadhan, Ini Hukumnya Menurut Syariat 

Penyebaran terkait ilmu sihir ini lantas kian menyebar hingga zaman Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan orang-orang tersebut mengatakan nasab ilmu sihir ini didapatkan dari Nabi Sulaiman Alaihissallam. Maka, dibantahlah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala melalui ayat suci Alquran.

"Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, 'Sesungguhnya, kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir.' Maka, mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dan istrinya." (QS Al Baqarah: 102)

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini