Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Tata Cara dan Etika Ziarah Kubur Sesuai Sunah, Salah Satunya Melepas Sandal

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Kamis, 10 Maret 2022 |16:03 WIB
9 Tata Cara dan Etika Ziarah Kubur Sesuai Sunah, Salah Satunya Melepas Sandal
Ilustrasi tata cara dan etika ziarah kubur. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

TATA cara dan etika ziarah kubur merupakan hal penting yang wajib diketahui kaum Muslimin. Ziarah kubur termasuk amalan sunah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam.

Ziarah kubur memiliki banyak manfaat, di antaranya melembutkan hati, mengingatkan kematian, dan menyadarkan akan kehidupan akhirat kelak. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam:

"Aku pernah melarang kalian untuk ziarah kubur, sekarang ziarahilah kubur, karena ziarah kubur dapat melembutkan hati, meneteskan air mata, mengingatkan negeri akhirat, dan janganlah kalian mengucapkan kata-kata kotor (di dalamnya)." (HR Al-Hakim (I/376) dari Sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu anhu dengan sanad yang hasan)

Namun saat ziarah kubur, ada adab-adab yang patut diperhatikan. Dikutip dari Muslim.or.id, berikut tata cara dan etika saat ziarah kubur, sebagaimana dijelaskan Ustadz Yananto Sulaimansyah:

Baca juga: Hafal 30 Juz Alquran, Wanita Mualaf Ini Jadi Hafizah Pertama di Ukraina 

1. Hendaknya mengingat tujuan utama ziarah kubur

Ingatlah selalu hikmah disyariatkannya ziarah kubur, yakni untuk mengambil pelajaran dan mengingat kematian. Imam Ash Shan'ani rahimahullah berkata, "Semua hadis di atas menunjukkan akan disyariatkannya ziarah kubur dan menjelaskan hikmah dari ziarah kubur, yakni untuk mengambil pelajaran seperti di dalam hadis Ibnu Mas’ud (yang artinya): 'Karena di dalam ziarah terdapat pelajaran dan peringatan terhadap akhirat dan membuat zuhud terhadap dunia.' Jika tujuan ini tidak tercapai, maka ziarah tersebut bukanlah ziarah yang diinginkan secara syariat."

2. Tidak boleh melakukan safar untuk ziarah kubur

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam, "Janganlah melakukan perjalanan jauh (dalam rangka ibadah) kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Rasul Shallallahu ‘alaihi wassallam (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha."

3. Mengucapkan salam ketika masuk kompleks kuburan

Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam mengajarkan mereka (para sahabat) jika mereka keluar menuju pekuburan agar mengucapkan, "Salam keselamatan atas penghuni rumah-rumah (kuburan) dan kaum mukminin dan muslimin, mudah-mudahan Allah merahmati orang-orang yang terdahulu dari kita dan orang-orang yang belakangan, dan kami Insya Allah akan menyusul kalian, kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian."

4. Tidak memakai sandal ketika memasuki perkuburan

Dari sahabat Basyir bin Khashashiyah radhiyallahu ‘anhu, "Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam sedang berjalan, tiba-tiba beliau melihat seseorang sedang berjalan di antara kuburan dengan memakai sandal. Lalu Rasulullah bersabda, 'Wahai pemakai sandal, celakalah engkau! Lepaskan sandalmu!' Lalu orang tersebut melihat (orang yang meneriakinya). Tatkala ia mengenali (kalau orang itu adalah) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam, ia melepas kedua sandalnya dan melemparnya."

Baca juga: Heboh Nikah Beda Agama di Semarang, Ustadz Adi Hidayat: Hukumnya Maksiat Termasuk Zina 

5. Tidak duduk di atas kuburan dan menginjaknya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: 'Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur'."

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement