Share

Haji Mabrur, Ini Ciri-cirinya Menurut Jusuf Kalla

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 23 Maret 2022 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 23 330 2566652 haji-mabrur-ini-ciri-cirinya-menurut-jusuf-kalla-OleJehT1pn.jpg Jusuf Kalla memberitahukan ciri-ciri haji mabrur. (Foto: Dok Okezone)

JUSUF Kalla (JK), wakil presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, mengatakan haji mabrur tercermin dari kepedulian sosial yang ditunjukkan. Misalnya, memberi bantuan kepada anak yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan.

"Haji Mabrur tercermin dalam kepedulian sosial, memberi bantuan kepada anak yatim piatu, dan kepada masyarakat lainnya, itu sifat-sifat haji mabrur seperti itu. Yang paling penting menghindari maksiat," ungkap Jusuf Kalla saat Harlah Ke-32 IPHI di Jakarta, Selasa 22 Maret 2022, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Humor Abu Nawas: Porak-porandakan Istana Raja Dibantu Lalat Kecil, Mudah Banget! 

JK mengatakan haji merupakan Rukun Islam yang kelima dan salah satu syaratnya adalah mampu. Mampu yang dimaksud dirinya bukan hanya sebatas materi, tapi juga mampu membuat perubahan di masyarakat selepas berhaji.

Maka itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan IPHI ini mengajak para alumni haji untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada di sekitarnya.

Baca juga: Arab Saudi Hapus Tes PCR dan Karantina Jamaah Haji Luar Negeri 

"Haji mabrur adalah selalu menjaga kedamaian di mana pun kehidupannya, baik di keluarga dan kemasyarakatan, serta dalam kehidupan yang selalu santun kepada seluruh masyarakat, diri sendiri, dan keluarga," paparnya.

Di sisi lain, lanjut JK, masyarakat yang mendapatkan kesempatan berhaji untuk memaksimalkannya, sebab kesempatan untuk berangkat tidaklah mudah. Selain membutuhkan uang yang tak sedikit, juga harus menunggu hingga puluhan tahun.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Indonesia, kata dia, memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia sekira 237 juta orang. Sementara setiap tahunnya kuota haji untuk jamaah asal Indonesia hanya 23 ribu jiwa. Artinya, peluang untuk berhaji harus menunggu dengan waktu yang cukup lama.

Dengan demikian, JK mengajak agar selepas pulang berhaji, masyarakat didorong untuk makin menunjukkan kesalihan pribadi dan sosialnya agar hajinya mabrur.

Baca juga: Mr Bean Rowan Atkinson Masuk Islam Ucap Syahadat, Ini Faktanya 

Baca juga: Viral Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Ini Nasihat Cerdas Ustadz Abdul Somad 

"Yang mendapat haji bukan hanya mendapat kesempatan tapi mendapatkan rahmat. Semoga mengantar (Harlah IPHI) 32 tahun ini akan lebih memberikan sumbangan ke depan karena siapa yang naik haji tahun ini adalah kebahagiaan terpilih," tukasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini