Share

Kisah Muslimah Sukses Jualan Kubah Masjid, Berkah Terbebas dari Jerat Rentenir

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 24 Maret 2022 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 614 2566911 kisah-muslimah-sukses-jualan-kubah-masjid-berkah-terbebas-dari-jerat-rentenir-Ovvhu9DkGu.jpg Kisah Reni sukses usaha kubah masjid usai terbebas dari jerat rentenir. (Foto: YouTube Pecah Telur)

IKHTIAR seseorang dalam mencari nafkah, salah satunya dengan cara membuka usaha, sudah dilakukan oleh banyak orang. Namun tentu saja hal ini tidak mudah, jatuh bangun akan dilalui hingga pada akhirnya bisa sukses.

Salah satunya adalah Muslimah bernama Reni, seorang pengusaha pembuatan dan penjualan kubah masjid di Purwokerto, Jawa Tengah. Ia memulai usahanya dengan berbagai rintangan, salah satunya terlilit utang rentenir beserta bunganya.

Baca juga: Humor Abu Nawas: Jawab 3 Pertanyaan Aneh tapi Harus Naik Takhta Dulu, Bisa Aja! 

Awalnya Reni dan suami membuka rental komputer pada tahun 2003. Kemudian dilanjutkan membuka konter handphone pada akhir tahun 2003 yang ketika itu masa kejayaan telepon seluler.

"Pada masa itu adalah di mana jaya-jayanya orang berbisnis telepon seluler. Mendapatkan Rp10 juta per hari itu sesuatu yang mudah," kata Reni dalam tayangan di kanal YouTube Pecah Telur.

Dilanjutkan pada tahun 2005, ia dan suaminya Wahyu membuka rental mobil. Lalu ternyata qadarallah saat itu adalah dimulainya masa-masa kemunduran. Usahanya kurang laris, dan yang ada hanya merugi.

"Kami membeli satu unit mobil dengan DP yang ringan tapi cicilannya besar. Modal kami akhirnya tergerus oleh cicilan mobil. Saat itu beli susu untuk anak kedua kami pun tidak bisa, kadang gaji karyawan juga tersendat," ujarnya.

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini, Kamis 24 Maret 2022M/21 Syaban 1443H 

Singkat cerita, akhirnya Reni dan suami pindah ke Malang, namun utang masih banyak dan para rentenir kerap datang menemuinya. Tapi Reni tidak pernah lari atau menghindar, dirinya tetap menghadapi utang-utangnya itu.

Lalu pada suatu hari suaminya tiba-tiba menghilang. Ternyata ia tertidur di salah satu masjid, sekaligus untuk merenungkan nasib hidupnya yang dililit utang beserta bunganya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ternyata suaminya bertemu dengan seseorang yang menawarinya bisnis jualan kubah secara daring. Orang yang baru saja ditemui di masjid itu bernama Sigit. Akhirnya sang suami mencoba bisnis barunya tersebut.

"Bisnis kubah itu awalnya di situ. Kalau orang melihat kami hari ini itu adalah perjalan setelah perjuangan yang cukup panjang," terangnya.

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Kamis 24 Maret 2022M/21 Syaban 1443H 

Reni melanjutkan, bisnis kubahnya ini juga tidak semulus yang dikira. Dirinya dan suami harus berkeras agar kubahnya terjual. Beberapa kali bertemu dengan calon pembeli, tetapi tidak pernah deal.

Sehingga akhirnya suaminya membeli kubah langsung yang tadinya dibagi dua keuntungannya itu, bersama salah satu rekan bisnisnya. Perlahan tapi pasti, kubahnya terjual pelan-pelan. Tapi saat itu sang suami masih meminjam CV milik salah seorang temannya di Kediri.

Bisnis kubahnya makin maju. Mulai memiliki sejumlah karyawan untuk membuat kubah dan operasionalnya, dan perlahan juga akhirnya mendirikan perusahaan sendiri.

Baca juga: Mr Bean Rowan Atkinson Masuk Islam Ucap Syahadat, Ini Faktanya 

Tapi pada akhir tahun 2020, sang suami ternyata terinfeksi covid-19. Reni harus berjuang mati-matian merawat suami yang sedang sakit dan juga bisnis.

Meski sudah masuk rumah sakit, keadaan suaminya belum juga pulih. Hingga pada akhir Desember, Reni ditinggal meninggal dunia oleh suaminya. Padahal kala itu sedang jaya-jayanya usaha kubah.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini