Share

Ini Penjelasan Ilmiah Bulan Ramadan Terjadi 2 Kali dalam Setahun pada 2030

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 19 April 2022 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 614 2581164 ini-penjelasan-ilmiah-bulan-ramadan-terjadi-2-kali-dalam-setahun-pada-2030-3A8LalMUK0.jpg Ilustrasi bulan Ramadan. (Foto: Dok Okezone)

BULAN Ramadan akan mengalami fenomena yang sangat langka. Diperhitungkan bulan Ramadan akan terjadi sebanyak dua kali dalam setahun pada 2030. Dengan demikian, umat Islam dunia bakal mengerjakan ibadah puasa lebih dari sekali pada tahun tersebut.

Dilaporkan Alarabiya, seorang astronom Arab Saudi bernama Khaled al Zaqaq memberikan penjelasan ilmiah penyebab fenomena langka bulan Ramadan terjadi dua kali dalam tahun yang sama pada 2030.

Baca juga: Bulan Ramadan Terjadi 2 Kali pada Tahun 2030, Ini Penyebabnya 

Ia mengatakan, bulan Ramadan berlangsung dua kali dalam setahun karena kalender Hijriah Islam berdasarkan siklus bulan. Ini berbeda dengan kalender Gregorian atau Masehi yang menandai perjalanan bumi mengelilingi matahari.

Kondisi ini terakhir kali terjadi pada tahun 1997, dan sebelumnya 1965. Diperkirakan fenomena tersebut akan terjadi lagi pada tahun 2063.

Baca juga: 5 Fakta Bulan Ramadan Berlangsung 2 Kali dalam Setahun pada 2030, Terungkap Tanggalnya 

Pada tahun 1451 Hijriah, bulan Ramadan akan dimulai 5 Januari 2030 Masehi. Sementara Ramadan 1452H akan dimulai 26 Desember 2030M.

Hal ini akan mengakibatkan umat Islam berpuasa selama sekira 36 hari total pada tahun 2030, yakni 30 hari penuh untuk tahun 1451H dan sekira 6 hari pada tahun 1452H.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dikutip dari Antara, Tahun lunar Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari, artinya tidak sejalan persis dengan kalender Masehi yang 365 hari. Hal ini juga berarti bulan Ramadan jatuh di musim yang berbeda setiap tahun, yakni berlangsung dalam siklus sekira 32 tahun.

Baca juga: 7 Keutamaan Malam Nuzulul Quran di Bulan Ramadan yang Penuh Berkah 

Ramadan 1449H yang akan dimulai pada tahun 2028M, berlangsung pada pertengahan musim dingin. Pada tahun 1466H, bertepatan dengan tahun 2044M, bulan Ramadan akan dimulai pada puncak musim panas.

Puasa Ramadan dilaksanakan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, artinya puasa terlama terjadi saat Ramadan pada musim panas, dan terpendek ketika jatuh pada musim dingin. Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Gara-Gara Peran Pendekar Santri, Aktor Willy Dozan Mantap Jadi Mualaf 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini