Share

8 Tanda-Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 330 2582241 8-tanda-tanda-datangnya-malam-lailatul-qadar-lHguWa2f1f.jpg 8 tanda-tanda turunya malam lailatul qadar (foto: NDTV)

JAKARTA - Kapan malam Lailatul Qadar turun terjadi memang menjadi hak Allah Ta'ala. Namun Nabi Muhammad SAW memberikan sedikit bocoran tentang waktu turunnya malam Lailatul Qadar, malam 1000 bulan.

Dalam sabdanya, Nabi Muhammad menyuruh umatnya untuk mencari malam Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir dari bulan Ramadhan.

Sementara Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู„ู’ูู ุดูŽู‡ู’ุฑู , ุชูŽู†ูŽุฒูŽู‘ู„ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ูˆูŽุงู„ุฑูู‘ูˆุญู ูููŠู‡ูŽุง ุจูุฅูุฐู’ู†ู ุฑูŽุจูู‘ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ุฃูŽู…ู’ุฑู , ุณูŽู„ูŽุงู…ูŒ ู‡ููŠูŽ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู…ูŽุทู’ู„ูŽุนู ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑ

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1.000 bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS Al Qadar: 3โ€“5)

Adapun ciri atau tanda malam Lailatul Qadar turun yakni:

1. Lailatul Qadar terbawa mimpi

โ€œHal ini seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi Radliyallahuโ€™anhumโ€ Ujar Asroni Al Paroya, Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia.

Dari sahabat Ibnu Umar radliyallahuโ€™anhuma bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi saw diperlihatkan malam Qadar dalam mimpi (oleh Allah SWT) pada 7 malam terakhir (Ramadhan) kemudian Rasulullah SAW berkata,โ€Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang lailatul Qadar) terjadi pada 7 malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada 7 malam terakhir,โ€(HR Muslim)

2. Bulan nampak separuh bulatan

Tidak ada bulan utuh pada malam itu, karena bulan yang Nampak hanyalah setengah. Suatu ketika Abu Hurairah pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah, Maka Rasulullah berkata โ€œSiapkan dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampanโ€ (HR. Muslim)

3. Merasakan lezatnya Ibadah

Ketika kita sedang melaksanakan ibadah dan dikala itu kita merasakan tenangnya hati kita, maka bisa jadi malam itu adalah malam Lailatul Qadar. โ€œAda juga pendapat yang mengatakan bahwa ciri malam Qadar adalah bila orang-orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.โ€ Sambung Asroni

4. Malam dengan ciri yang khusus

Asroni juga menjelaskan ciri yang selanjutnya adalah, malam itu terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan).

Hal tersebut di dasari atas Hadist Ubadah bin Shamit โ€œMalam itu adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu,โ€ (HR. Ahmad).

Kapan pun datangnnya malam Lailatul Qodar, kita harus tetap menjaga kadar keimanan kita sebagai umat muslim. Meskipun hal tersebut di dasari dengan banyak hadist Nabi, kita harus mengaplikasikan malam tersebut pada malam โ€“ malam yang lainnya. Karena akan menjadi sangat singkat jika malam hari hanya kita gunakan untuk tidur.

5. Udara dan angin sekitar terasa tenang

Sebagaimana penjelasan dari Ibnu Abbas, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู‚ูŽุฏูŽุฑู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŒ ุณูŽู…ู’ุญูŽุฉูŒ ุทูŽู„ูŽู‚ูŽุฉูŒ ู„ูŽุง ุญูŽุงุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽู„ูŽุง ุจูŽุงุฑูุฏูŽุฉู‹ ุชูุตู’ุจูุญู ุงู„ุดูŽู…ู’ุณู ุตูŽุจููŠู’ุญูŽุชูู‡ูŽุง ุถูŽุนููŠู’ููŽุฉูŒ ุญูŽู…ู’ุฑูŽุงุก

"Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan." (HR Ath-Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syuโ€™abul Iman, lihat Jaamiโ€™ul Ahadits 18/361. Syekh Al Albani mengatakan hadis ini sahih. Lihat Shahihul Jaamiโ€™ nomor 5475)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

6. Matahari terbit dengan cerah

Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Ubay bin Kaโ€™ab, ia berkata:

ู‡ูู‰ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ูŽู‘ุชูู‰ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูŽุง ุจูู‡ูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุจูู‚ููŠูŽุงู…ูู‡ูŽุง ู‡ูู‰ูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุตูŽุจููŠุญูŽุฉู ุณูŽุจู’ุนู ูˆูŽุนูุดู’ุฑููŠู†ูŽ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุงุฑูŽุชูู‡ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุทู’ู„ูุนูŽ ุงู„ุดูŽู‘ู…ู’ุณู ููู‰ ุตูŽุจููŠุญูŽุฉู ูŠูŽูˆู’ู…ูู‡ูŽุง ุจูŽูŠู’ุถูŽุงุกูŽ ู„ุงูŽ ุดูุนูŽุงุนูŽ ู„ูŽู‡ูŽุง.

"Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke-27 (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot." (HR Muslim Nomor 762. Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 2/149โ€“150)

7. Terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan

Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam:

ุชูŽุญูŽุฑูŽู‘ูˆู’ุง ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ููู‰ ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู ุงู„ุฃูŽูˆูŽุงุฎูุฑู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ

"Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan." (HR Bukhari Nomor 2020 dan Muslim 1169)

8. Terjadi pada malam ganjil

Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam:

ุชูŽุญูŽุฑูŽู‘ูˆู’ุง ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ููู‰ ุงู„ู’ูˆูุชู’ุฑู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู ุงู„ุฃูŽูˆูŽุงุฎูุฑู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ

"Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan." (HR Bukhari Nomor 2017)

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini