Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Tim Advance Kemenag ke Jeddah Pastikan Kesiapan Haji 2022, Nomor 3 Diminta Cek Seluruh Layanan

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2022 |10:33 WIB
5 Fakta Tim Advance Kemenag ke Jeddah Pastikan Kesiapan Haji 2022, Nomor 3 Diminta Cek Seluruh Layanan
Ilustrasi Jamaah Haji (Foto: SPA)
A
A
A

JAKARTA - Tim advance Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama tahap I petugas haji Indonesia diberangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi pada Minggu, 29 Mei 2022.

Tim advance tahap I akan bertugas menyiapkan operasional penyelenggaraan ibadah haji kloter pertama dari beberapa embarkasi yang akan bertolak ke Jeddah, Arab Saudi pada 4 Juni 2022.

Berikut fakta-fakta tim advance Kementerian Agama diberangkatkan menuju Jeddah seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (30/5/2022).

1. Tim Advance Kementerian Agama Diberangkatkan ke Jeddah

Direktur Jenderal PHU Hilman Latief mengtakan, tim advance petugas haji Indonesia yang akan berangkat menuju Jeddah sebanyak dua tim dengan junlah petugas 30 orang.

"Hari ini (29 Mei 2022) tim advance I berjumlah 14 petugas berangkat menuju Jeddah dan selanjutnya tahap dua akan berangkat pada Selasa, 31 Mei 2022 dengan jumlah 16 petugas," kata Hilman Latief, Minggu (29/5/2022).

2. Mengecek Seluruh Layanan

Direktur Jenderal PHU Hilman Latief berharap tim advance melakukan tugas untuk mengecek seluruh fasilitas layanan di Arab Saudi.

"Semoga tim advance bisa lancar menjalankan tugasnya dan saya berharap nanti betul-betul dilihat secara detail kesiapan fasilitas yang akan digunakan untuk melayani jemaah, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi dan kesehatan,” harap Hilman.

3. Tugas Tim Advance

Hilman mengatakan tugas tim advance selama di Jeddah di antaranya melakukan pengecekan tahap akhir jelang kedatangan kloter pertama jamaah haji Indonesia.

“Tim advance yang diberangkatkan bisa melakukan pengecekan ulang atau pengecekan akhir, berupa perbaikan fasilitas yang sudah dimintakan beberapa waktu lalu pada penyedia akomodasi, seperti ketersediaan mesin cuci, kondisi AC, dan juga kelayakan lift,” terang Hilman.

4. Tugas Lainnya

 

Lebih lanjut, Hilman menambahkan tugas lain yang dilakukan tim advance yaitu melakukan kerjasama & pendampingan dalam memastikan kelengkapan administrasi, kontrak-kontrak kerja, maupun kelengkapan dalam e-hajj, serta memastikan kesiapan tim & infrastruktur di Daker bandara, Makkah, maupun Madinah.

"Selamat bertugas memberikan layanan terbaik agar jemaah bisa beribadah dengan baik, menggapai haji mabrur dan tentunya berkah," pesan Hilman.

5. Komposisi Tim Advance

 

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat yang didamping Kasubdit Petugas Haji Suvianto ketika melepas tim advance di Bandara Internasional Soekarno Hatta mengatakan, tim advance diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Mereka terdiri dari para Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara. Selain itu, ikut berangkat juga para Kepala Bidang (Kabid) Layanan Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Kesehatan dan sejumlah pelaksana serta penghubung layanan.

Arsad menegaskan tim advance lebih dulu diberangkatkan untuk mengecek semua persiapan.

"Mereka (tim advance) yang berangkat lebih awal akan melakukan pengecekan dan make sure (meyakinkan) seluruh layanan di Arab Saudi yang sudah dipersiapkan dengan maksimal, baik akomodasi, konsumsi, dan transpotasi maupun kesehatan," tandasnya.

Arsad berharap tim advance memanfaatkan waktu dengan baik untuk koordinasi dengan segala pihak.

“Kami berharap dengan waktu yang ada di awal, tim advance bisa melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder penyelenggaraan ibadah haji yang ada di Arab Saudi, baik ke Kementerian Haji, Muasassah, Gaca, Naqabah, Wukala, Muasassah Adila dan stakeholder haji lainnya,” harapnya.

Sementara untuk Petugas Haji Indonesia Daker Madinah dan Bandara dijadwalkan terbang pada 1 Juni 2022 dan petugas Daker Makkah akan terbang pada 9 Juni 2022.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement