Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbedaan Haji Reguler dan Haji Khusus, Apa Saja?

Aulia Oktavia Rengganis , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2022 |16:37 WIB
Perbedaan Haji Reguler dan Haji Khusus, Apa Saja?
Perbedaan persiapan haji reguler dan haji khusus/ Foto: Freepik (Harryarts)
A
A
A

JAKARTA - Perbedaan haji reguler dan haji khusus terjadi di beberapa aspek. Termasuk dari sisi persiapan hingga pelayanan yang diberikan.

Sebelum hendak melaksanakan ibadah haji, calon jemaah perlu mengetahui perbedaan persiapan antara haji reguler dan haji kusus.

Hal tersebut dilakukan agar para calon jemaah haji bisa memilih dan mendaftar Paket Haji yang cocok dalam segi biaya, fasilitas, akomodasi dan waktu tunggu keberangkatan yang di butuhkan.

Berikut beberapa perbedaan antara haji reguler dan haji khusus:

1. Penanggungjawab

Haji reguler dihandle langsung oleh Kementerian Agama dengan pengelolaan, pembiayaan, dan pelayanan standar. Sementara haji khusus dihandle oleh pihak swasta atau biro travel penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) sesuai aturan pemerintah dengan pengelolaan, pembiayaan, dan pelayanan khusus.

2. Masa Tunggu

Masa tunggu bagi jamaah haji reguler harus rela mengatre lebih lama, yakni sekitar 16-18 tahun, sementara haji khusus hanya berkisar 6-8 tahun.

3. Biaya haji

Biaya naik haji reguler rata-rata sebesar US$2.481 atau Rp35,23 juta (kurs Rp 14.200). Sedangkan untuk biaya haji khusus bisa mencapai dua kali lipat lebih besar daripada haji reguler, namun tetap mengikuti penetapan biaya haji plus dari Kementerian Agama yaitu minimal US$8.500 atau setara Rp120 juta (kurs Rp 14.200).

4. Waktu pelaksanaan

Jemaah Haji Reguler akan menempuh waktu sekitar 40 hari dihitung dari waktu keberangkatan sampai pulang ke Tanah Air dan dibagi menjadi dua gelombang, yaitu antara Madinah dan Makkah.

Sedangkan Haji khusus dijalankan dengan lebih cepat dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Arbain di Masjid Nabawi dengan lama pelaksanaan 26 hari dan Non Arbain dengan waktu lebih singkat yaitu 15 sampai 19 hari.

5. Fasilitas penginapan

Calon jemaah Haji Reguler biasanya disediakan hotel yang telah ditentukan pemerintah dan dibagi sesuai wilayah dan kloter. Jarak tempuh hotel ke Masjidil Haram misalnya, bisa mencapai 3-5 Km.

Sedangkan untuk calon jemaah Haji khusus biasanya penyelenggara akan menyediakan penginapan di hotel bintang 5 yang letaknya berdekatan dengan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.

(Nanda Aria)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement