MAJALENGKA - Haji menjadi ibadah yang diidam-idamkan oleh seluruh ummat Islam di dunia. Sayangnya, tidak semua kaum muslim bisa mendapat kesempatan untuk pergi ke Tanah Suci, menjalankan rukun Islam ke lima itu.
Biaya, kerap menjadi kendala kaum muslim untuk bisa pergi ke Makkah. Apalagi, besaran biaya haji tahun ini di kisaran Rp39 juta, dinilai cukup tinggi.
Kendati demikian, hasrat yang besar untuk menjalankan ibadah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS itu, tidak jarang juga menjadi kekuatan tersendiri.
Mencicil biaya haji dalam kurun waktu yang tidak sebentar, menjadi cara sebagian kaum muslim menyiasati kendala biaya yang dihadapi.
Eme Karna Ardali, warga Blok Jatiraga, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, adalah contoh betapa keinginannya untuk berhaji, tidak bisa dihentikan oleh kondisi ekonomi dan usia.
Meski berprofesi sebagai pengayuh becak dan buruh tani, Eme yang berusia 65 tahun itu, tahun ini berkesempatan menjalankan ibadah di Tanah suci, memenuhi panggilan Tuhan.
Tidak tanggung-tanggung, Eme akan melafalkan 'Labbaik Allahumma Labbaik' bersama sang istri tercinta, Icih Salsih Surya. Pasutri pekerja serabutan itu, akan berangkat ke Tanah Suci pada 11 Juni, bersama rekan-rekannya di kloter 11.
Sebagai pasangan yang tidak memiliki penghasilan tetap, Eme harus menjalani proses sekitar 10 tahun. Pendapatan hasil mengayuh becak, ditambah dengan penghasilan istrinya sebagai buruh serabutan, nama Eme dan Icih mulai tercatat sebagai calon jamaah ibadah haji sejak 2012 lalu.
Mereka berani mendaftarkan diri, setelah uang tabungan yang dikumpulkan sejak 30 tahun lalu, dianggap telah cukup untuk 'uang muka.' Dalam kurun waktu 30 tahun itu, dia Istiqomah menyimpan uang penghasilannya dengan angka yang berbeda.
"Mun hasil ngabecak meunang Rp60 ribu, nya kanggo resiko Rp20 ribu, nu Rp40 ribuan disimpen. (Kalau hasil ngebecak dapat Rp60 ribu, ya untuk kebutuhan sehari-hari Rp20 ribu, yang Rp40 ribu disimpan)," kata Eme.
"Kalau habis panen, hasil buburuh (jadi buruh), gabahnya dijual, buat nambah-nambah simpenan," lanjut dia.