Proses daftar haji Eme sendiri mulai dilakukan pada 2012 lalu. Sama seperti sebelum-sebelumnya, dia juga selalu rutin menyetorkan uang cicilan biaya haji ke bank, hasil dari usaha tak tetapnya itu.
"Kurang lebih 10 tahun, saya terus menabung ke bank setiap hari. Tahun ini, alhamdulillah bisa berangkat berdua sama istri," kata Eme, Selasa (7/6/2022).
Eme sendiri sejatinya sudah bisa berangkat pada 2020 lalu. Namun sayang, harapannya untuk segera memenuhi rukun Islam itu tertunda.
Pandemi Covid-19, membuat Eme harus bersabar untuk segera berziarah ke Makkah. "Alhamdulillah atas izin Allah bisa berangkat tahun ini. Sekarang saya sama istri berangkat keloter 11 (pemberangkatan pertama dari Kabupaten Majalengka)," jelas dia.
Kebahagiaan Em begitu jelas terpancar dari rona mukanya. Di usianya yang sudah tidak muda, serta perjuangan yang tidak mudah, akhirnya Eme bisa berangkat haji bersama istri tercintanya.
"Alhamdulillah senang, asa lega hate (merasa lega hati). Dari dulu, sekarang bis berangkat," jelas dia dengan sorot mata berbinar.
(Nanda Aria)