JAKARTA - 10 oleh-oleh khas haji dan umrah selain kurma dan air zam-zam memang banyak dicari oleh jamaah haji akhir-akhir ini.
Walau kurma dan air zam-zam sangat populer sebagai oleh-oleh haji tetapi tak ada salahnya membawa buah tangan lainnya.
Berikut ini telah Okezone rangkum 10 oleh-oleh khas haji dan umrah selain kurma dan air zam-zam yang bisa dicoba. Tentunya oleh-oleh berikut tidak kalah berkualitas dan berkesan ya.
10 Oleh-Oleh Khas Haji dan Umrah Selain Kurma dan Air Zam-Zam
1. Abaya
Abaya merupakan pakaian khas wanita Arab yang kini menjadi sebuah trend fashion wanita muslim masa kini.
Terlebih lagi dengan desain manik-manik dan corak yang unik menambah nilai kecantikan dari abaya. Berkat kepopulerannya, abaya bisa dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh khas tanah Arab.
2. Mukena
Berbeda dari mukena kebanyakan yang ada di Indonesia. Mukena produksi Arab Saudi biasanya lebih lembut dan halus saat menyentuh kulit.
Selain itu mukena Arab memiliki corak dan pola khusus sehingga membedakannya dari mukena lain.
Pastikan saat pulang beribadah dari tanah suci Makkah untuk membawa mukena sebagai oleh-oleh
3. Kismis
Kismis tanah Arab Saudi memiliki ciri lebih kuning dan bentuk lebih kecil dan kisut dari kismis biada.
Penduduk asli biasa menggunakan kismis sebagai campuran makanan.
Walau begitu kismis tetap enak kita dimakan secara langsung. Jika sempat, belilah kismis sebagai buah tangan dari tanah Arab.
4. Kacang Almond
Kacang Almond dapat tumbuh subur ditanah wilayah Timur Tengah.
Rasanya yang enak membuatnya banyak diincar jamaah haji untuk dibawa sebagai buah tangan saat kembali ke Indonesia.
Ada dua jenis kacang almond yaitu kacang almond belum dikupas dan sudah dikupas.
5. Kosmetik
Keunikan kosmetik Arab Saudi membuat kaum hawa banyak mengincarnya. Selain untuk memakainya secara pribadi kosmetik tersebut juga menjadi buat tangan saat pulang dari ibadah haji.
Kosmetik tersebut berupa parfum, lipstik, pewarna kuku hingga celak untuk mata
6. Kacang Arab
Selanjutnya, 10 oleh-oleh khas haji dan umrah selain kurma dan air zam-zam adalah kacang arab. Jenis kacang Arab yang sering menjadi oleh-oleh haji adalah kacang Chickpea.
Kacang ini terasa lembut saat kita memakannya sehingga tak jarang orang menjadikannya sebagai cemilan saat bersantai.
7. Coklat Batu
Walau namanya coklat batu bukan berarti coklat ini bertekstur keras seperti batu.
Justru kacang ini bertekstur lembut dan memiliki rasa manis hanya saja memang bentuknya menyerupai batu.
Coklat batu bisa menjadi salah satu buah tangan saat kembali dari menjalankan ibadah haji ditanah suci Makkah.
8. Madu Kashmir
Madu Kashmir merupakan salah satu madu asli asal pegunungan Himalaya dan populer di Arab Saudi.
Penduduk asli sering menjadikan madu kashmir sebagai pelengkap bahan makanan atau miniman.
Jika bosan dengan oleh-oleh khas haji yang itu-itu saja, madu kashmir bisa menjadi opsi.
9. Sajadah
Sajadah merupakan salah satu alat yang kerap umat islam pakai sebagai alas untuk salat. Keistimewaan sajadah Arab Saudi dan sajadah kebanyakan terletak pada kualitas, corak dan ketebalannya.
Tak jarang sajadah menjadi incaran oleh-oleh haji asal Indonesia.
10. Kacang Pistachio
Kacang Pistcahio adalah salah satu jenis kacang yang populer di Arab.
Kacang ini punya kulit berwarna krem dan dagingnya berwarna hijau.
Serta memiliki cita rasa yang begitu gurih sehingga cocok untuk disajikan dengan makanan yang manis.
Kacang Pistachio sangat baik untuk dikonsumsi karena mampu menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, melindungi syaraf, dan lain sebagainya.
Demikian tadi adalah 10 oleh-oleh khas haji dan umrah selain kurma dan air zam-zam yang bisa menjadi acuan saat ingin membeli buah tangan. Jadi, oleh-oleh haji tidak melulu harus kurma atau air zam-zam ya.
(Natalia Bulan)