Share

6 Jenis Kesabaran Menurut Imam Al-Mawardi, Miliki Balasan Kemuliaan dari Allah Ta'ala

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 13 Juli 2022 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 330 2628969 6-jenis-kesabaran-menurut-imam-al-mawardi-miliki-balasan-kemuliaan-dari-allah-ta-ala-0r7sf9GQvt.jpg Ilustrasi 6 jenis kesabaran menurut Imam Al-Mawardi. (Foto: Unsplash)

4. Sabar atas kemalangan yang dikhawatirkan akan terjadi

Sebagai hamba Allah Subhanahu wa ta'ala, semua manusia dalam kehidupan di dunia ini tidak luput dari berbagai macam cobaan. Hal itu merupakan sunnatullah yang berlaku bagi setiap insan, yang beriman maupun kafir. Terkadang, hal tersebut justru membuat kita semakin khawatir.

Tidak perlu terlalu cemas atas kemalangan yang akan terjadi, harus diingat bahwa Allah tidak akan memberi ujian di luar batas kemampuan hambanya. Sebagaimana dalam firman-Nya, "Allah tidak memberikan kesulitan kepada seseorang hamba melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS Al Baqarah: 286)

5. Sabar dalam menunggu nikmat atau sabar dalam berharap kebaikan/keberuntungan

Umat Islam mesti sabar dalam menunggu nikmat dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Dalam Alquran, Allah Ta'ala pun sudah menjelaskan bahwa Ia akan memberikan keberuntungan bagi orang-orang yang sabar.

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung." (QS Ali 'Imran: 200)

6. Sabar dalam menghadapi musibah

Sebenarnya, siapa pun tidak menginginkan terjadinya musibah atau ujian dalam kehidupan. Namun pada kenyataannya, tidak ada yang bisa menghindarinya, sehingga sering membuat manusia berburuk sangka kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan menganggap-Nya kejam. Padahal, musibah atau ujian yang diberikan sudah dipastikan sesuai dengan kesanggupan masing-masing.

Suatu musibah dari Allah Subhanahu wa ta'ala sesungguhnya bukan berarti bahwa Allah Ta'ala bermaksud menganiaya hamba-Nya. Tetapi sebaliknya, hal itu merupakan kasih sayang Allah Ta'ala kepada hamba-Nya, karena dengan musibah tersebut ia akan dapat mengetahui manisnya iman, dzikir, dan taqarrub bilah. Di sini tergambarkan bahwa ujian merupakan rahmat dari Allah Ta'ala kepada hamba yang disayangi-Nya.

"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan." (QS Ali β€˜Imran: 186)

Allahu a'lam bisshawab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini